BoltimKotamobagu

Wabup Argo Sumaiku Buka Pelatihan SIMFONI, Komitmen Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak

2134
×

Wabup Argo Sumaiku Buka Pelatihan SIMFONI, Komitmen Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak

Sebarkan artikel ini
Wabup Argo Sumaiku Buka Pelatihan SIMFONI, Komitmen Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak

Kotamobagu, PilarAktual.com Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus menunjukkan keseriusan dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan pelatihan pencatatan dan pelaporan kasus berbasis aplikasi Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) yang resmi dibuka oleh Wakil Bupati Boltim, Argo V Sumaiku, pada Selasa (27/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni 27–28 Mei 2025 di Hotel Sutan Raja, Kota Kotamobagu, dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai lembaga dan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Argo menegaskan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan hanya persoalan sosial, tetapi merupakan isu kemanusiaan yang membutuhkan penanganan terpadu.

Baca Juga :  Sinergi Pemkab dan Demokrat Boltim Hidupkan Semangat Gotong Royong Lewat Aksi Bersih Danau Mooat

ā€œSIMFONI bukan sekadar alat pelaporan, tetapi bagian dari upaya kita membangun sistem perlindungan yang terintegrasi dan berbasis data yang akurat,ā€ ujar Argo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Boltim yang juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Boltim, Moh. Iksan Pangalima, serta Kepala Bidang Data dan Informasi Gender dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Provinsi Sulawesi Utara, Jimi Pinangkaan.

Kehadiran Jimi menjadi penguatan komitmen Pemprov Sulut dalam mendukung daerah kabupaten/kota dalam sistem pelaporan kasus kekerasan secara digital dan terkoordinasi.

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai instansi, termasuk Dinas PPPA Boltim, UPTD PPA Boltim, Kementerian Agama, Pengadilan Agama Tutuyan, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Boltim, Dinas Sosial, RS Pratama, serta seluruh puskesmas yang tersebar di wilayah Boltim.

Baca Juga :  Pemkab Boltim Buka Peluang Investasi Global, Wakil Dubes Belanda Sambut Promosi Potensi Daerah

Dengan pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman teknis dalam pengoperasian SIMFONI, mulai dari pencatatan kasus, pelaporan hingga mekanisme pelacakan penanganan korban.

Pelatihan ini diharapkan akan memperkuat kerja sama lintas sektor, sekaligus membangun sinergi dalam penanganan kasus yang lebih cepat, tepat, dan responsif.

Sementara itu, Iksan Pangalima menyampaikan bahwa keberadaan SIMFONI menjadi krusial dalam memberikan gambaran nyata terhadap jumlah kasus yang terjadi di lapangan.

ā€œData yang valid adalah fondasi dari kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, pelatihan ini sangat strategis dalam membentuk sistem pelaporan yang andal,ā€ kata Iksan.

Pemerintah Kabupaten Boltim berharap, melalui kegiatan ini, para peserta dapat menjadi pionir dalam penanggulangan kekerasan berbasis data, sekaligus mendorong perubahan nyata dalam perlindungan perempuan dan anak di tingkat akar rumput.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  Pengurus PMI Boltim 2026-2031 Resmi Dilantik, Rosita Manoppo-Pobela Siap Perkuat Misi Kemanusiaan