BoltimPeristiwa

Damkar Boltim Klarifikasi Video Armada Terparkir Saat Kebakaran di Motongkad

346
×

Damkar Boltim Klarifikasi Video Armada Terparkir Saat Kebakaran di Motongkad

Sebarkan artikel ini
damkar-boltim-klarifikasi-armada-terparkir-kebakaran-motongkad
Damkar Boltim klarifikasi armada terparkir saat kebakaran Motongkad. Dua unit terkendala nozzle, pemadaman tetap dilakukan.

Boltim, PilarAktual.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, memberikan klarifikasi terkait video yang memperlihatkan sejumlah armada pemadam kebakaran terparkir saat penanganan kebakaran di kawasan SMK Motongkad.

Kasat Pol PP dan Damkar Boltim Ikhlas Pasambuna mengatakan, keberadaan armada di lokasi bukan berarti kendaraan tersebut tidak digunakan untuk memadamkan api.

Menurut Ikhlas, personel Damkar tetap melakukan penanganan, namun menghadapi kendala teknis pada nozzle di dua unit armada.

Nozzle merupakan komponen pada ujung selang yang berfungsi mengatur arah dan aliran air saat proses pemadaman.

ā€œSetibanya di lokasi kebakaran di kawasan SMK Motongkad, terdapat gangguan teknis pada nozzle di dua unit armada.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghentikan upaya pemadaman,ā€ kata Ikhlas kepada wartawan, Selasa (15/9/2026) sore.

Baca Juga :  AKBP Handoko Sanjaya Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek Ratatotok

Ia menjelaskan, sebelum menangani kebakaran di Motongkad, personel Damkar baru saja menyelesaikan pemadaman kebakaran lahan dan perkebunan di Desa Matabulu.

Penanganan di Matabulu berlangsung sejak Senin (14/9/2026) sekitar pukul 01.00 Wita hingga 05.00 Wita.

Setelah kembali ke Pos Damkar Tutuyan, personel kembali menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.00 Wita dan langsung menuju Motongkad.

Di lokasi, proses pemadaman dilakukan dengan menyesuaikan kondisi medan.

Salah satu unit armada dioperasikan menggunakan tiga jalur selang dengan total jangkauan sekitar 100 meter.

Kondisi tersebut dilakukan karena sejumlah titik api berada cukup jauh dari posisi kendaraan.

Selain itu, medan di sekitar lokasi membuat armada tidak dapat mendekati sumber api secara langsung.

ā€œSebagian titik api juga berada di area yang sulit dijangkau. Karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi medan dan peralatan yang tersedia,ā€ ujar Ikhlas.

Baca Juga :  Proyek Geothermal di Mooat Masuk Tahap Persiapan, Bupati Oskar Manoppo Dorong Tenaga Kerja Lokal

Ia menambahkan, dua armada yang terlihat terparkir dalam video tetap menjadi bagian dari rangkaian penanganan kebakaran.

Pengoperasian kendaraan disesuaikan dengan kondisi teknis masing-masing unit.

Proses pemadaman dan pengisian kembali air juga dilakukan secara bergantian agar penanganan api tetap berjalan.

Dalam upaya tersebut, Damkar Boltim mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Motongkad, pemerintah desa, masyarakat, serta salah satu pengusaha tambang di Boltim.

Bantuan yang diberikan berupa truk tangki, pasokan air, dan selang untuk mendukung kebutuhan pemadaman di lapangan.

Ikhlas mengatakan, api mulai dapat dikendalikan sekitar pukul 21.00 Wita.

Setelah itu, personel melakukan proses pendinginan hingga sekitar pukul 01.00 Wita sebelum kembali ke Pos Damkar Tutuyan.

Baca Juga :  Evaluasi Perubahan APBD 2026, Pemkab Boltim Tindak Lanjuti Catatan Pemprov Sulut

Ia menegaskan, anggapan bahwa armada Damkar tidak berfungsi dan hanya terparkir perlu diluruskan.

Menurutnya, personel tetap menjalankan tugas dengan memanfaatkan sarana yang tersedia sesuai kondisi teknis dan medan di lokasi.

ā€œKami menghargai kritik dan fungsi kontrol sosial yang dijalankan media maupun masyarakat. Kritik merupakan bagian penting dalam evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,ā€ katanya.

Ikhlas Pasambuna juga mengakui masih terdapat keterbatasan sarana dan peralatan yang perlu dibenahi.

Meski demikian, ia memastikan personel Damkar akan tetap memberikan pelayanan maksimal setiap kali masyarakat membutuhkan bantuan.

ā€œKetika terjadi kebakaran, personel Damkar akan tetap bergerak dan berupaya maksimal untuk melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan,ā€ pungkasnya.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow