BoltimDaerahHukum & Kriminal

Tim Gabungan Polres Boltim Tutup Aktivitas PETI Gunung Garini

428
×

Tim Gabungan Polres Boltim Tutup Aktivitas PETI Gunung Garini

Sebarkan artikel ini

PILARAKTUAL.COM, BOLTIM – Tim gabungan Kepolisian Resort (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengambil langkah tegas dengan melakukan penutupan lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), yang berkedudukan di wilayah pegunungan Garini, Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan, Kamis (19/01/2023).

Penutupan lokasi tambang ilegal, dipimpin Kepala Satuan (Kasat) Reskrim AKP. Yus Tompoh, SH, didampingi Kasat Sabara AKP. Sujianto, Kapolsek Kotabunan AKP. Gani Tololiu, Kasie Propam Iptu. PB Sihombing, Kanit Tipidter, Kanit Tipidum dan dibantu beberapa personil anggota Polres dan Polsek kotabunan.

Berdasarkan pantauan PILARAKTUAL.COM, penertiban lokasi tambang ilegal dilaksanakan dengan membersihkan seluruh areal lokasi pertambangan serta melakukan pembinaan kepada masyarakat yang melakukan aktivitas pertambangan.

Baca Juga :  Puncak HUT ke-18 Boltim Meriah, Bupati Oskar Manoppo Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Kemajuan Daerah

Adapun pada areal lokasi PETI tersebut, nampak beberapa kamp yang tidak berpenghuni dimusnahkan dan kamp yang memiliki penghuni dilakukan pendekatan secara persuasif dengan membina seluruh pekerja tambang.

Kasat Reskrim Polres Boltim Iptu. Yus Tompoh SH mengatakan, kegiatan pertambangan ilegal saat ini sangat marak dilakukan oleh warga masyarakat dan tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah, terutama di lokasi Gunung Garini, Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan.

“Agar tidak menimbulkan kesan bahwa ada pembiaran di wilayah hukum Polres Boltim, maka kami melakukan penertiban untuk kegiatan pertambangan ilegal. Perintah langsung dari Mabes Polri untuk pak Kapolda kemudian dilanjutkan ke pak Kapolres, agar semua kegiatan PETI harus ditertibkan atau ditutup aktivitasnya,” tegas Tompoh.

Baca Juga :  Refleksi 18 Tahun Boltim, Bupati dan Wakil Bupati Paparkan Strategi Masa Depan Daerah

Tompoh menambahkan, penertiban PETI tak hanya akan dilakukan di lokasi Gunung Garini, melainkan seluruh lokasi PETI di Boltim. Tak akan pandang bulu, semua aktifitas tambang ilegal akan ditutup untuk memulihkan citra kepolisian.

“Hari ini di Gunung Garini, selanjutnya dilokasi PETI lainnya. Semuanya akan kami tindak baik secara persuasif atau penindakan secara tegas,” pungkas Tompoh. (Billy Mokodompit)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow