Manado, PilarAktual.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polisi Cilik (Pocil) binaan Satuan Lalu Lintas Polres Minahasa Tenggara.
Mereka sukses meraih peringkat ketiga dalam Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris dan 12 Gerakan Lalu Lintas yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Utara, Sabtu (19/7/2025), di area parkir Mega Mall, Manado.
Sorak-sorai riuh memenuhi lokasi lomba saat nama Pocil Polres Minahasa Tenggara diumumkan sebagai pemenang.
Penampilan apik mereka berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton, membawa mereka melaju ke babak grand final yang dijadwalkan berlangsung Agustus mendatang di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Bumi Beringin.
Kebanggaan tak terbendung tergambar di wajah para Pocil.
Mereka bukan hanya membawa harum nama institusi, tetapi juga mewakili semangat dan kebanggaan masyarakat Minahasa Tenggara.
Kapolres Minahasa Tenggara, AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., yang turut hadir dalam acara bersama Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa Tenggara, Ny. Dina Handoko, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
āIni adalah buah dari kerja keras anak-anak dan bimbingan luar biasa dari para pembina. Kami bangga atas prestasi mereka,ā ujar AKBP Handoko.
Sukses tim Pocil ini tak lepas dari peran para pelatih dan pembina.
Kasat Lantas Polres Mitra, AKP Nicky Pondalos, S.Sos, bersama Kanit Regident Aiptu Roland Kambey, Kaurmin Aipda Seni Momongan, Kanit Laka Aiptu Obsel L., Briptu Jeremy Imbing, dan Briptu Agil, memberikan pelatihan intensif demi mempersiapkan para Pocil menghadapi persaingan ketat antar kabupaten dan kota.
AKP Nicky Pondalos pun tak menyembunyikan rasa bangganya.
āPuji syukur, kami bisa membawa pulang juara tiga. Ini bukan sekadar lomba, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk memahami pentingnya tertib lalu lintas,ā tuturnya.
Menurutnya, sebelum lolos ke grand final, Pocil Minahasa Tenggara harus bersaing dengan banyak tim kuat dari daerah lain. Kemenangan ini pun menjadi bukti ketekunan serta kedisiplinan para anggota Pocil.
AKP Pondalos berharap anak-anak ini dapat menjadi pelopor keselamatan lalu lintas sejak usia dini.
āMereka sudah memiliki bekal baris-berbaris dan pemahaman dasar lalu lintas. Harapan kami, mereka bisa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,ā imbuhnya.
Keberhasilan ini menjadi semangat baru dalam membangun kesadaran berlalu lintas di Minahasa Tenggara.
Tak hanya menjadi juara di lapangan, Pocil juga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi seusia mereka.
















