Hari Jadi Kabupaten Halmahera Selatan

Hujan Deras dan Banjir Bandang, Dua Rumah di Halsel Ambruk Isi Kios Ikut Terbawa

Hujan Deras dan Banjir Bandang, Dua Rumah di Halsel Ambruk Isi Kios Ikut Terbawa

LABUHA, PilarAktual.com- Hujan deras dan banjir bandang kembali mengguyur desa Ploly Kecamatan Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Kejadian itu mengakibatkan dua rumah warga milik Jaid Umar dan Saleh Jumati ambruk dihantam banjir.

Itu disampaikan Jaid Umar saat di konfirmasi wartawan Senin, (16/05) sore tadi. mengatakan, hujan deras dan banjir bandang mengguyur desa Ploly sekitar pukul 14.39 WIT. Tak lama kemudian pada pukul 16.30 WIT sungai di RT 01 itu meluap tinggi dan mematahkan talud, sehingga banjir lolos menghantam rumah yang dihuni Jaid Umar dan rumah saleh jumati serta isi kios.

“Banjir meluap tinggi dan menghancurkan dapur Jaid Umar, selain itu tetangga sebelah rumah milik Saleh Jumati juga dihantam banjir, isi kios seluruhnya basah bahkan motor yang terparkir di depan rumah juga rusak dihantam banjir,” Ungkapnya.

Menurutnya, talud penahan banjir itu patah sementara banjir pun bagitu kuat lalu memasuki ruas jalan dan terobos ke dalam rumah warga.

“Selain rumah dan dapur ambruk, sebagian isi rumah juga terbawa banjir, yang dapat diselamatkan itu hanya sebagian dokumen berharga, alat dapur, beras dan sebagian isi kios diamankan ke rumah tetangga,” Tutur dia

Pihaknya mengaku, kerugian belum dapat dirinci namun ditaksir ratusan juta, karena bukan hanya rumahnya yang ambruk isi kios pun basa dan terbawa banjir.

“Kerugiannya sekitar ratusan juta, karena rumah ambruk bahkan isi kios berisi 9 bahan pokok basah lainnya terbawa banjir,” tutur Saleh.

Sementara itu, ketua BPD Ploly, Farid Bakri mendesak pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Selatana segera membangun talud penahan banjir sebelum bencana ini menambah kerusakan rumah warga.

“Karena ini bencana banjir maka Pemda Halsel diminta serius melihat keluhan rakyat yang diterpa musibah, ini banjir susulan terparah yang ketiga kalinya Pemda Halsel melalui (BPBD) diminta secepatnya renovasi talud penahan banjir dan rumah warga yang hancur diterjang banjir,”Tegasnya.

Atas kejadian ini, Farid berharap kepad Dinas BPBD jangan hanya respon melakukan pengukuran patahan talud yang mengalami kerusakan, mestinya setelah banjir pekan lalu itu sudah action melakukan perbaikan talud.

“BPBD Halsel jangan cuma datang ukur dan titip janji tidak ada hasil, torang minta segera perbaiki talud, Pemda Halsel harus serius menjawab keluhan warga atas bencana banjir tersebut,” Imbuhnya. (Red)