PILARAKTUAL.COM, BOLTIM – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 tahun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melaksanakan gerakan nasional aksi bergizi di tujuh sekolah, Rabu (26/10/2022).
Kegiatan yang melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Boltim tersebut, juga sebagai rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2022, sekaligus Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) serta pencegahan stunting.
Kepala Dinkes Boltim, Saifuddin Gobel SKM mengatakan, gerakan nasional aksi bergizi dilaksanakan di tujuh sekolah yang ada di Kabupaten Boltim. Kegiatan didampingi oleh tujuh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yakni Puskesmas Modayag, Puksemas Modayag Barat, Puskesmas Moaat, Puskesmas Nuangan, Puskesmas Tutuyan, Puksemas Kotabunan, dan Puskesmas Buyat.
“Ada tujuh Puskesmas yang ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan gerakan nasional aksi bergizi. Jadi masing-masing Puskesmas yang ditugaskan, berkunjung ke setiap sekolah untuk melaksanakan kegiatan tersebut,” ujar Saifuddin.
Saifuddin pun menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi warga sekolah tentang pentingnya tablet penambah darah, olahraga, dan mengkonsumsi gizi seimbang.
“Kegiatan ini juga sebagai komitmen sekolah untuk melaksanakan kegiatan Aksi Bergizi secara rutin. Selain itu, untuk meningkatkan kolaborasi lintas sektor pusat dan daerah, terkait penyelenggaraan aksi bergizi di sekolah,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dikbud Boltim, Yusri Damopolii S.Pd, MM menyebutkan, bahwa tujuh sekolah yang menjadi tempat pelaksanaan gerakan nasional aksi bergizi meliputi, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Modayag Barat, SMP N 1 Modayag, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Nuangan, SMP N 2 Tutuyan, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Kotabunan, SMP Negeri 2 Modayag dan SMP Negeri 1 Kotabunan.
“Jadi untuk tujuh sekolah itu didampingi oleh masing-masing Puskesmas yang ditugaskan Dinkes Boltim. Mereka melaksanakan gerakan nasional aksi bergizi yang diteraokam kepada semua siswa dan siswi,” kata Yusri.
Yusri pun berharap, semoga dari kegiatan itu dapat meningkatkan pemenuhan gizi seimbang terhadap siswa dan siswi di Kabupaten Boltim.
Selain itu, manfaat terbesar dari kegiatan itu juga sebagai bentuk pencegahan stunting yang menjadi prioritas Pemkab Boltim untuk menurunkan angka gizi buruk di tahun 2022.
“Semoga giat seperti ini akan terus dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Harapan saya, untuk kedepan bukan hanya tujuh sekolah tetapi dapat melibatkan semua sekolah yang ada di Kabupaten Boltim,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, untuk kegiatan tersebut telah dilaksanakan senam bersama, makan makanan bergizi, serta meminum teblet penambah darah, oleh semua siswa yang ada di tujuh sekolah di Kabupaten Boltim. (Billy)
















