BoltimDaerah

Dinkes Boltim Ajak Warga Masyarakat Lakukan PSN di Setiap Desa

201
×

Dinkes Boltim Ajak Warga Masyarakat Lakukan PSN di Setiap Desa

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinkes Boltim, Saifudin Gobel SKM MKes.

PILARAKTUAL.COM, BOLTIM – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Kesehatan, mengajak seluruh warga masyarakat serta pemerintah kecamatan untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PNS) di semua Desa.

Kepala Dinas Kesehatan Boltim Saifuddin Gobel S.KM mengatakan, ajakan PSN dilakukan sebagai upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim dalam pencegahan terjadinya kasus Demam Berdarah Deague (DBD) di semua Desa.

“Mengingat sebelumnya telah terjadi lonjakan kasus DBD, dimana mulai bulan Januari sampai September 2022, mencapai 80 kasus, maka diharapkan agar masyarakat di seluruh desa dapat melakukan PSN sebagai bagian dari upaya pencegahan,” ucapnya, pada Selasa, (20/09/2022).

Saifuddin menjelaskan, selain mengajak masyarakat melakukan PSN, tentu pihaknya akan melakukan pengasapan atau fogging untuk Desa yang ditemukan adanya kasus DBD.

Baca Juga :  Puncak HUT ke-18 Boltim Meriah, Bupati Oskar Manoppo Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Kemajuan Daerah

“Pengertiannya fogging hanya untuk membunuh nyamuk aides agepty dewasa, sementara PSN memberantas sarang dan jentik nyamuk aides agepty. Untuk itu, sebelum turun fogging sebaiknya dilakukan PSN,” terang Saifuddin.

Untuk itu, Saifuddin berharap, seruan pelaksanaan PSN di tingkatan Desa supaya dikoordinir langsung oleh Pemerintah Kecamatan. Nantinya Camat akan berkoordinasi dengan para Sangadi untuk mengajak seluruh masyarakat membersihkan lingkungan rumah serta sampah yang tersumbat di selokan.

“Jadi seruan PSN ini perlu adanya kerjasama dari pihak kecamatan dan desa. Camat beserta Sangadi diminta harus bersama-sama dengan masyarakatnya melakukan gotong royong, minimal membersihkan pekarangan rumah serta selokan sebagai tempat perkembangbiakkan nyamuk aides agepty,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pemkab Boltim Buka Peluang Investasi Global, Wakil Dubes Belanda Sambut Promosi Potensi Daerah

Diketahui, berdasarkan data rekapitulasi kasus DBD di Tahun 2022 mencapai 80 kasus, dimana pada bulan Januari sebanyak 19 kasus, Februari 4 kasus, Maret 10 kasus, April 4 kasus, Mei 7 kasus, Juni 11 kasus, Juli 3 kasus, Agustus 19 kasus, dan sampai dengan Minggu ketiga bulan September ketambahan 3 kasus,” pungkasnya. (Billy)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow