PILARAKTUAL.COM, BOLTIM – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), mengajak serta mengimbau masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) ditengah pendemi Covid-19 varian Omicron berlangsung.
Kepala Dinkes Boltim, melalui Kepala Bidang P2 dr. Hamdan Korompot mengatakan, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 varian Omicron tidak terjadi bahkan meningkat, maka masyarakat diminta tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Wajib mengenali gejala Omicron dan apabila terpapar maka harus melakukan Isolasi mandiri dengan tidak keluar rumah.
“Dengan adanya varian baru Covid-19 yakni Omicron maka wajib kita kenali gejalanya. Walaupun gejala-gejala yang mucul ketika terpapar Omicron condong lebih ringan dibanding varian Delta, namun tetap harus diwaspadai serta mengantisipasi penularannya. Sebab, Omicron mampu menular dengan sangat cepat,” terang Hamdan, pada Jumat (11/03/2022).
Hamdan menyebutkan, ada sekitar 6 gejala terdampak Omicron yang sering terabaikan tetapi, sebenarnya wajib diwaspadai. Gejala tersebut antara lain sakit punggung, kehilangan nafsu makan, keringatan pada malam hari, diare, kebingungan, serta masalah iritasi mata.
“Jadi sekiranya apabila timbul gejala itu, maka sebaiknya jangan keluar rumah. Dengan tidak beraktivitas diluar, kita sudah berhasil menekan angka penyebaran varian Omicron,” ucap Hamdan.
Dirinya pun menambahkan, gejala umum Omicron selain infeksi pernapasan atau sakit tenggorokan, juga wajib diwaspadai gejala-gejala lainnya seperti pilek, sakit kepala, bersin, batuk secara terus menerus, demam, serta hilangnya rasa dan bau penciuman.
“Utamanya bersama kita menjaga kesehatan agar Boltim terutama negara kita cepat pulih akibat adanya wabah ini. Jika kita menanamkan rasa saling menjaga maka kita terhindar dari pemaparan varian Omicron,” pungkas Hamdan. (Billy)

















