Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengerahkan seluruh kekuatan untuk membantu warga Desa Togid, Kecamatan Tutuyan, yang terdampak banjir.
Dipimpin langsung oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., kegiatan kerja bakti massal dilakukan sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakat yang sedang berjuang memulihkan diri dari bencana.
Bupati Oskar tampak hadir di lokasi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Boltim, Ny. Rosita Manoppo-Pobela, S.E., M.Si., Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, serta Sekretaris TP-PKK, Ny. Lucia K. Sumaiku-Mokoginta, A.Md.Kep. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat solidaritas pemerintah daerah kepada masyarakat.
Tak hanya unsur pemerintahan, kegiatan ini juga melibatkan puluhan personel TNI dan Polri serta warga sekitar.
Mereka bahu membahu membersihkan lumpur, sampah, dan material yang terbawa arus banjir.
Kerja bakti ini difokuskan pada area permukiman, fasilitas umum, hingga saluran air yang tersumbat.
“Ini bukan hanya soal membersihkan desa, tetapi juga bentuk empati dan kebersamaan. Pemerintah hadir bukan sekadar mengamati, tapi bekerja bersama warga,” ujar Bupati Oskar di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, gotong royong semacam ini menjadi salah satu kekuatan sosial yang perlu terus dijaga.
Ia berharap kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan agar bencana serupa bisa dicegah di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Boltim, Rosita Manoppo-Pobela, menyampaikan bahwa peran perempuan dalam situasi darurat sangat penting, baik dalam mendukung keluarga maupun dalam menjaga kesehatan lingkungan pasca-banjir.
Ia mengajak kaum ibu untuk terlibat aktif menjaga kebersihan rumah dan sekitarnya demi mencegah munculnya penyakit.
Selain melakukan pembersihan, pemerintah juga menyalurkan bantuan darurat bagi warga yang terdampak.
Tim dari Dinas Kesehatan turut memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir.
Desa Togid sebelumnya dilanda banjir akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Beberapa rumah warga terendam, dan akses jalan sempat terganggu.
Meski tak ada korban jiwa, kerugian material cukup dirasakan warga.
Kerja bakti ini menjadi langkah awal dari rangkaian pemulihan yang akan terus dilakukan Pemkab Boltim.
Pemerintah daerah berkomitmen melakukan evaluasi terhadap sistem drainase dan tata ruang kawasan rawan banjir, agar kejadian serupa tak terulang.
Dengan semangat gotong royong, seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan aparat bersatu padu menjadikan Desa Togid kembali bersih dan aman untuk ditinggali.
















