Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar rapat teknis penanganan lokasi terdampak banjir yang melanda Desa Togid, Kecamatan Tutuyan.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Boltim, Argo V. Sumaiku, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Moh. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P, pada Rabu, 30 April 2025, bertempat di ruang rapat Wakil Bupati.
Rapat tersebut digelar sebagai respon cepat pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang mengalami dampak bencana banjir beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh bantuan tepat sasaran dan upaya pemulihan wilayah terdampak dapat berjalan optimal.
“Ini bukan hanya soal bantuan logistik, tapi juga menyangkut keselamatan dan pemulihan psikologis masyarakat. Setiap langkah harus terukur dan cepat,” ujar Wabup Argo.
Fokus utama rapat meliputi dua hal: penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak dan pembersihan area yang masih tergenang lumpur maupun material sisa banjir.
Selain itu, dilakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan yang harus segera ditangani untuk mencegah banjir susulan.
Rapat ini turut dihadiri Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, S.T., M.E., beserta sejumlah anggota legislatif lainnya.
Hadir pula unsur Forkopimda seperti Danramil dan Kapolsek Kotabunan, Camat Tutuyan dan jajarannya, para kepala desa se-Kecamatan Tutuyan, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ketua DPRD, Samsudin Dama, menyoroti perlunya sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif untuk merumuskan kebijakan tanggap darurat yang berbasis kebutuhan masyarakat lapangan.
“Kami siap mengawal kebijakan yang lahir dari kebutuhan riil di masyarakat. Penanganan banjir ini tidak boleh hanya bersifat reaktif, tapi harus antisipatif,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek dan Danramil Kotabunan mengutarakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diambil Pemkab Boltim.
Personel TNI dan Polri siap membantu proses distribusi bantuan, evakuasi, hingga pengamanan wilayah pasca-banjir.
Dalam arahannya, Pj Sekda Iksan Pangalima mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan skenario lanjutan, termasuk penggalangan data kerusakan rumah, fasilitas umum, serta kemungkinan relokasi warga jika diperlukan.
Pemkab Boltim berkomitmen mengawal proses ini hingga tuntas.
Sejumlah instansi teknis telah diminta turun langsung ke lapangan untuk mempercepat proses normalisasi wilayah yang terdampak.
Dengan langkah sinergis dan kolaboratif ini, diharapkan masyarakat Desa Togid dan wilayah sekitarnya dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan secara normal kembali.
















