Kecamatan Modoinding Jadi Percontohan Reforma Agraria

  • Whatsapp

Minsel, Pilaraktual.com – Bertempat di lokasi perkebunan petani, Kepala kantor badan pertanahan Nasional ATR/BPN Minsel Deany Keintjem melakukan kunjungan kerja di desa wulur maatus kecamatan Modoinding kabupaten Minahasa Selatan. Rabu (29/7/2021).

Kegiatan bertujuan untuk sosialisasi dan koordinasi dengan stackholder terkait termasuk dengan para pelaku usaha yaitu para petani itu sendiri.

Bacaan Lainnya

Kakan Deany yang akrab di panggil Sonny menyampaikan, ” hal ini di lakukan semua dalam rangka untuk mengsukseskan program negara terkait Reforma Agraria dimana bukan hanya penataan ulang tentang struktur dan status tanah yang berkeadilan tapi bagaimana agar tanah itu lebih bermanfaat dan di maksimalkan kegunaannya demi kesejahteraan masyarakat itu sendiri,”.

Lanjut Keintjem, “masih banyak masyarakat yang mengolah tanahnya secara konvensional atau bahkan tanahnya di telantarkan maka perlu adanya Reforma atau di lakukan perubahan dalam hal mengola dan nengusahakan tanah itu sehingga kwalitas dan kwantitas Tananaman yang dikelola, hasilnya jadi meningkat, lebih banyak, lebih baik mutunya dan pasti penghasilan atau pendapatnya akan lebih bertambah dan akan berdampak langsung kesejahteraan petani.

Masih kata Kakan,” masyarakat hanya menyediakan tanah, tenaga, juga kemauan, yang lainnya akan di tunjang dan di dukung penuh oleh stackholder yang ada antara lain, PPI, Pupuk Kaltim, yang paling penting juga masalah pendanaan yaitu Bank Mandiri dan PNM yang akan memberikan jaminan dan suport secara maksimal,” tutup Kepala Kantor Deany.

Hal senada di sampaikan oleh Staff khusus Pemprov Sulut bidang UMKM dan IMKM Firasat Mokodompit, “kami sangat peduli dan mendukung program ini karena Pak Gubernur adalah Ketua Gugus tugas Reforma Agraria,”.

Lanjut Mokodompit,”saya adalah mata dan telinga Pak Gubernur untuk mendengar, menampung semua aspirasi, usulan masyarakat lebih khusus pada masalah seperti ini, karena itu Pak Gubernur sangat mengapresiasi terobasan yang di lakukan oleh Pak Kakan ATR/BPN Minsel Deany Keintjem”.

Masih kata Firasat “Kami sudah melakukan upaya Kordinasi dengan pihak Buyer atau pembeli dari Jepang terkait produk jahe merah dan akan terus di upayakan agar petani tidak lagi kesulitanan dalam pemasaran hasil taninya tutup Firasat Mokodompit”.

(Hsye)