Minsel, PilarAktual.com – Pemerintah pusat melalui Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia memastikan akan membangun fasilitas National Maritime Security System (NMSS) di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
Adapun lokasi pembangunan direncanakan berada di Desa Sapa Barat, Kecamatan Tenga.
Kegiatan peninjauan lokasi pembangunan dilakukan pada Kamis (5/3/2026) dan dipimpin langsung oleh Mayor Theo Dalipang bersama sejumlah unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat setempat.
Mayor Theo Dalipang menjelaskan, pembangunan NMSS merupakan bagian dari penguatan sistem pengawasan dan keamanan laut Indonesia, khususnya di kawasan perairan strategis yang berbatasan dengan negara lain.
āDi lokasi ini rencananya akan dibangun fasilitas negara berupa National Maritime Security System (NMSS) yang berfungsi memantau aktivitas kapal di jalur laut,ā ujar Theo saat memberikan penjelasan kepada masyarakat.
Menurut dia, keberadaan NMSS akan sangat penting dalam mendeteksi pergerakan kapal yang melintasi perairan Sulawesi hingga wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia dan Filipina.

Setiap pos NMSS nantinya akan dilengkapi dengan berbagai peralatan modern untuk mendukung pengawasan laut.
Fasilitas tersebut antara lain kapal patroli, sistem radar pemantau, hingga pesawat nirawak atau drone yang digunakan untuk patroli udara.
Dengan teknologi tersebut, aktivitas kapal yang mencurigakan dapat terdeteksi lebih cepat sehingga langkah pengamanan bisa segera dilakukan.
Theo menambahkan, pengawasan wilayah perairan Indonesia secara umum merupakan tanggung jawab Indonesia Coast Guard atau Bakamla RI, yang bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
āKeamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia merupakan tanggung jawab Bakamla RI bersama stakeholder terkait,ā katanya.
Selain pembangunan NMSS, pemerintah juga merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di lokasi yang sama.
Sekolah ini merupakan bagian dari program pendidikan nasional yang bertujuan memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat.
Sekolah Rakyat tersebut direncanakan mencakup jenjang pendidikan lengkap, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Theo memastikan seluruh peserta didik yang bersekolah di lembaga pendidikan tersebut akan mendapatkan pembiayaan dari negara.
āSekolah ini gratis untuk masyarakat. Semua peserta didik akan dibiayai oleh negara,ā ujarnya.
Pembangunan fasilitas NMSS Bakamla ini direncanakan mulai dilaksanakan pada April 2026. Karena itu, pihaknya berharap dukungan penuh dari masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
āKami memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar pembangunan nanti bisa berjalan baik tanpa hambatan,ā kata Theo.
Kegiatan peninjauan lokasi ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan aparat keamanan, antara lain Camat Tenga Sonny Sagai, Danramil TengaāSinonsayang Oral Katambihe, Hukum Tua Desa Sapa Barat Danny Mamangkey, serta Kasat Pol PP Minsel Rommy Rumagit.
Selain itu, hadir pula perwakilan dari Polres Minahasa Selatan, yakni Kasat Sabhara Iptu Corneles Kainama, serta sejumlah tokoh masyarakat seperti Yopie Langie, mantan Hukum Tua Albert Igir, dan Ketua Ormas Askaindo Sulut Noldy Poluakan.
Pembangunan NMSS di Minahasa Selatan diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan maritim nasional sekaligus meningkatkan pengawasan jalur laut strategis di kawasan timur Indonesia.
















