Sebanyak 9 Calon Rektor Unkhair, Dr.Samsu Somadayo Komitmen utamakan Kepentingan mahasiswa

  • Whatsapp

TERNATE, Pilaraktual.com Sebanyak 9 Calon Rektor Universitas Khairun Ternate resmi mendaftarkan diri dipanitia Penerimaan yang bertepatan dengan hari terakhir atau tutupnya pendaftaran Calon rektor .

Dari sembilan nama yang muncul ada calon rektor yang datang berbeda dari calon-calon sebelum, yakni Dr. Samsu Somadayo, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) itu diantar langsung oleh Civitas Akademik Dekan FKIP dan Jajaran dosen.

Bacaan Lainnya

Dr Samsu Kepada media ini, Senin (22/3/2021) kemarin Dr. Samsu Somadayo mengatakan dirinya di usung oleh fakultas FKIP, sebagai calon rektor Unkhair alasan kenapa dia diusung dan dicalonkan karena niatnya merangkul semua orang, tanpa ada sekat – sekat.

“Sebagai Alumni Unkhair, saya miliki ijazah kampus negeri pertama tahun 2004 sebagai lulus Unkhair saya berkomitmen ingin mengabdikan diri, Oleh karena itu saya Alumni yang baik, adalah alumni yang memberikan yang terbaik kepada almamater,”Ujar Dr. Samsu Somadayo saat ditemui media ini Usai mendaftar, Selasa (23/3/2021)

Ia menuturkan dirinya maju calon rektor juga diundang oleh panitia pemilihan rektor, jadi dari 9 orang yang memenuhi persyaratan itu diundang oleh panitia secara resmi.

Menurutnya, bahwa melihat kondisi Unkhair butuh bayak inofasi, bayak gagasan, yang harus diberikan kepada institusi dalam hal memberikan sesuatu kepada Unkhair butuh orang-orang inovatif, oleh karena Unkhair pertama satu-satunya universitas yang menyandang status sebagai BLU (badan layanan umum), berbeda dengan dengan universitas yang menyandang satker.

Jadi tentunya ia sebagai calon rektor sudah memikirkan secara matang apa yang harus dia berbuat untuk Khairun dan Maluku Utara.

Lanjutnya, Kalaupun Unkhair berstatus BLU maka kita tidak hanya mengadakan penghasilan- pengasilan non pajak, kita tidak hanya mengadakan uang semester mahasiswa. Tetapi kita punya RB Rencana Bisnis kedepan, dengan rencana bisnis kita ini tidak boleh merugikan mahasiswa kita, rencana bisnis Unkhair tentu adanya bayak hal yang harus kita lakukan untuk mendapatkan sektor-sektor.

Alumnus Doktor Universitas Seblas Maret (UNS-Solo) itu mengatakan Kalau mau bagun Unkhair kedepan tidak boleh mengandalkan Anggran Non pajak. Rencana bisnis kedepan juga tidak boleh merugikan mahasiswa anggaran non pajak yang dapat membuat Unkhair semakin maju, kalau kita hanya mengandalkan PNBP Anggaran non pajak itu tidak terlalu besar. Maka butuh strategi, butuh inovatif sehingga kampus ini harus maju.

“Satu hal yang saya tekankan adalah Khairun tidak bisa bersaing dengan kampus ternama, tapi saya sebagai calon rektor akan melakukan sesuatu yang terbaik dan itu berbeda dari pada perguruan tinggi lainnya di Indonesia” tutup. (TM/red)