Adinda Retho juga menuliskan argumentasinya mengenai pemberhentian 500 lebih honorer (THL) Pemkab Boltim. Dia membenarkan kebijakan tersebut sebagai konsekuensi terhadap mereka yang diposisikan sebagai oposisi di internal pemerintahan SSM-OPPO.
“Saya pikir juga dengan memarkir orang-orang yang tidak sejalan dengan visi misi pemerintah merupakan langkah tepat guna mewujudkan visi misi pemerintahan, hal yang sama dilakukan Sehan Salim Landjar 5 tahun yang lalu,” tulisnya.
















