Pembaca, penyampaian awal saya bahwa belum (bahkan tidak) ada kelompok oposisi di pemerintahan SSM-OPPO, cukup sulit diterima oleh pihak-pihak tertentu. Argumentasi di atas secarabenderang men-judge 500 lebih THL Boltim sebagai kelompok yang wajib disingkirkan dari Pemkab Boltim karena berpaham negatif dengan visi dan misi pemerintahan SSM-OPPO.
Baca Juga: Memalukan, Perselingkuhan Oknum Bidan Puskesmas Digerebek Suami
Dikuatirkan kedepancap sebagai oposisi atau bahkan pembangkang, akan rentan disematkan kepada siapapun aparatur yang hendak disanksi. Masyarakat Boltim yang selama ini humanis, mungkin perlu bersikap akan dampak tersebut.
Dari sini kita tarik kesimpulan sementara,bahwa upaya mendikotomikan masyarakat Boltim coba diciptakan oleh mereka ‘orang dalam yang ada di luar’. (BERSAMBUNG)
















