Berita UtamaBoltimKesehatan

Cerita Warga UPT Balukut Setahun Tanpa Tenaga Medis

203
×

Cerita Warga UPT Balukut Setahun Tanpa Tenaga Medis

Sebarkan artikel ini
Kondisi bangunan puskesmas pembantu di unit pemukiman transmigrasi Balukut, (Foto:Ist/Chen)

PilarAktual.com, Boltim – Puluhan warga yang bermukim di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Bukit Balukut, Desa Motongkad Utara, Kecamatan Motongkad, mengeluhkan ketiadaan petugas medis di wilayah itu.

Puskesmas Pembantu (Pustu) di bukit yang berjarak tiga kilometer dari Desa Motongkad ini sudah lama kosong.

Kondisi bangunan Pustu ini pun cukup memperihatinkan. Rumput liar telah mendominasi areal halaman hingga dinding bangunan.

“Sejak pertengahan tahun 2020 petugas medis tidak ada lagi. Pustu jadi terbengkalai,” kata Roni Ahmad, warga di Pemukiman Transmigrasi Bukit Balukut, Sabtu (16/10/2021).

Roni yang merupakan Perangkat Desa Motongkad Utara ini menuturkan, ketiadaan petugas medis menyulitkan warga di bukit tersebut. Terutama bagi perempuan hamil.

Baca Juga :  Penataan ASN di Boltim Diperkuat, DKP Ikuti Sosialisasi Anjab dan ABK

“Yang hamil harus turun gunung untuk melahirkan di Puskesmas Motongkad. Mereka diantar dengan motor dan harus melalui jalan rusak,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan, dari 56 unit rumah yang dibangun pemerintah, tersisa 23 rumah yang didiami oleh 23 kepala keluarga (KK). 33 rumah lagi tidak berpenghuni.

Warga yang bermukim aktif di bukit tersebut pun butuh pelayanan kesehatan melalui Pustu yang tersedia.

Terlebih akses jalan menuju ke fasilitas kesehatan di Kecamatan Motongkad tidak memadai sehingga menyulitkan warga Balukut memperoleh layanan kesehatan.

“Kami sangat mengharapkan agar pemerintah daerah dapat memperhatikan keluhan kami ini,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Boltim Eko Marsidi ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa penempatan petugas medis di Pustu Bukit Balukut harus lewat pengusulan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Apresiasi Beasiswa PT ASA untuk Mahasiswa di Wilayah Lingkar Tambang

Sebab, Bukit Balukut merupakan wilayah Unit Pemukiman Transmigrasi.

“Iya, nanti mereka akan meminta tenaga kesehatan ke Dinas Kesehatan karena semua yang ada di wilayah transmigrasi adalah tanggung jawab Dinas Nakertrans,” kata Eko dikutip dari Seputarboltim.com. (HM)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow