Boltim, PilarAktual.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, S.E., M.M., bersama pimpinan dan anggota DPRD Boltim mendampingi kunjungan kerja Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Boltim, Rabu (12/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung perkembangan pembangunan RSUD Boltim yang tengah berlangsung pada 2026. Selain meninjau pembangunan fisik, rombongan juga melihat kondisi sarana dan prasarana yang tersedia untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
Dalam peninjauan itu, sejumlah kebutuhan rumah sakit turut menjadi perhatian.
Beberapa komponen pendukung pelayanan masih memerlukan penanganan dan dukungan agar keberadaan RSUD Boltim dapat berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati Oskar Manoppo mengatakan, kunjungan Ketua Komisi IX DPR RI menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Boltim untuk memperluas akses komunikasi dan dukungan dengan pemerintah pusat.
Menurut Oskar, dukungan dari pemerintah pusat melalui kementerian maupun lembaga terkait sangat dibutuhkan untuk mempercepat pengembangan fasilitas kesehatan di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Boltim berharap kunjungan dari anggota DPR RI ini akan membuka akses bagi Pemda untuk melakukan upaya lobi ke kementerian dan lembaga, sehingga dapat mendatangkan berbagai manfaat, khususnya bagi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” ujar Oskar.
Ia menilai pembangunan RSUD tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bangunan dan fasilitas kesehatan.

Penguatan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas pelayanan, hingga pemenuhan kebutuhan dokter spesialis juga menjadi bagian penting dalam pengembangan rumah sakit.
Oskar berharap RSUD Boltim ke depan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik sekaligus mendorong peningkatan status rumah sakit.
“Insyaallah, keberadaan rumah sakit ini akan meningkatkan kualitas pelayanan dan peningkatan status rumah sakit, serta kebutuhan terhadap penambahan tenaga medis, khususnya dokter spesialis akan kami upayakan dengan anggaran yang tersedia di Kabupaten Boltim,” katanya.
Menurut dia, pemenuhan tenaga medis menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah seiring dengan berkembangnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kehadiran dokter spesialis diharapkan dapat memperluas jenis layanan yang dapat diberikan RSUD Boltim sehingga masyarakat tidak selalu harus mendapatkan pelayanan lanjutan di luar daerah.

Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pembangunan sektor kesehatan.
Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan dan pengembangan fasilitas, sementara dukungan kebijakan serta program pemerintah pusat dapat menjadi penguat bagi percepatan pembangunan.
Dengan adanya peninjauan langsung tersebut, Pemkab Boltim berharap berbagai kebutuhan RSUD dapat memperoleh perhatian lebih lanjut melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Boltim, Direktur RSUD Boltim, camat, serta jajaran terkait lainnya.
Pengembangan RSUD Boltim diharapkan tidak hanya memperkuat infrastruktur kesehatan, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan akses layanan medis yang lebih memadai bagi masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. (Advertorial)
















