BoltimPemerintahanPeristiwa

RSUD Boltim Diperluas, Bupati Oskar Manoppo Pastikan Proyek Berjalan Tepat Waktu

416
×

RSUD Boltim Diperluas, Bupati Oskar Manoppo Pastikan Proyek Berjalan Tepat Waktu

Sebarkan artikel ini
RSUD Boltim Diperluas, Bupati Oskar Manoppo Pastikan Proyek Berjalan Tepat Waktu

Boltim, PilarAktual.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam memperkuat sektor kesehatan kembali ditunjukkan melalui langkah konkret di lapangan.

Bupati Oskar Manoppo turun langsung meninjau progres penyiapan lahan untuk pembangunan tambahan gedung RSUD Boltim yang berlokasi di Desa Sumberejo, Kamis (23/04/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan langsung pemerintah daerah guna memastikan tahapan awal proyek berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Penyiapan landscape atau tata lahan menjadi fase krusial karena akan menentukan kelancaran proses pembangunan fisik berikutnya.

Di lokasi, Oskar menekankan pentingnya ketepatan waktu dan kualitas pekerjaan.

Ia mengingatkan bahwa proyek ini memiliki durasi terbatas, sehingga seluruh pihak yang terlibat harus bekerja secara disiplin dan profesional.

Baca Juga :  Ketua Dekranasda Batu Bara Tampil di Panggung Kriyanusa 2026, Angkat Wastra Lokal ke Nasional

“Landscape ini bukan sekadar pekerjaan awal, tapi fondasi utama. Dengan waktu pelaksanaan hanya 60 hari kalender, saya minta semua pihak fokus, efektif, dan tidak mengabaikan manajemen waktu,” ujar Oskar.

Proyek pembangunan tambahan gedung RSUD ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan tahap awal dapat rampung dalam waktu dekat, sehingga pembangunan fisik bisa segera dimulai tanpa hambatan berarti.

Tak hanya mengandalkan APBD, Pemerintah Kabupaten Boltim juga berhasil mengamankan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Melalui koordinasi intensif, Boltim memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan dengan nilai lebih dari Rp100 miliar.

Menurut Oskar, dukungan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan fasilitas kesehatan di daerah mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Bersama Laskar Melayu, Bupati Batu Bara Serahkan Bantuan Life Jacket dan Sembako di Tanjung Tiram

Ia memastikan bahwa proyek ini akan langsung masuk tahap konstruksi pada tahun yang sama.

“Ini bukan sekadar proyek pembangunan, tapi investasi jangka panjang untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Kami ingin RSUD Boltim menjadi fasilitas yang representatif dan mampu menjawab kebutuhan warga,” tambahnya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh jajaran pejabat daerah, termasuk Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Direktur RSUD Boltim.

Kehadiran tim teknis juga dimaksudkan untuk mengidentifikasi potensi kendala sejak dini.

Evaluasi langsung di lapangan dinilai penting untuk memastikan transisi dari tahap penyiapan lahan menuju pembangunan fisik dapat berjalan mulus.

Berbagai aspek, mulai dari teknis konstruksi hingga administrasi, menjadi perhatian utama agar proyek tidak mengalami keterlambatan.

Baca Juga :  Perpanjang Program Pemutihan, Pemkab Batu Bara Hapus Piutang PBB-P2 Kedaluwarsa

Langkah ini sekaligus menunjukkan pendekatan proaktif pemerintah daerah dalam mengawal proyek strategis.

Dengan pengawasan langsung dari kepala daerah, diharapkan kualitas pembangunan tetap terjaga dan target waktu dapat tercapai.

Pembangunan tambahan gedung RSUD Boltim sendiri diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan kesehatan, baik dari sisi fasilitas maupun tenaga medis.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi bergantung pada layanan kesehatan di luar daerah.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow