BoltimPemerintahanPeristiwa

Bupati Oskar Manoppo Pimpin Apel Karhutla, Patroli Pencegahan Sasar Kotabunan dan Tutuyan

61
×

Bupati Oskar Manoppo Pimpin Apel Karhutla, Patroli Pencegahan Sasar Kotabunan dan Tutuyan

Sebarkan artikel ini
Bupati Oskar Manoppo Pimpin Apel Karhutla, Patroli Pencegahan Sasar Kotabunan dan Tutuyan
Bupati Boltim Oskar Manoppo memimpin apel Karhutla dan mengerahkan patroli pencegahan di Kotabunan serta Tutuyan.

Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menggelar apel kesiapsiagaan sekaligus patroli imbauan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Boltim Oskar Manoppo di halaman Kantor Bupati Boltim, Selasa (11/8/2026).

Apel gelar pasukan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain jajaran pemerintah daerah, kegiatan melibatkan unsur Polres Boltim, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, serta jajaran pemerintah kecamatan.

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Buka Peluang Investasi Boltim di Forum NSIF 2026

Sekretaris Daerah Kabupaten Boltim dan sejumlah camat juga turut mengikuti apel tersebut. Dua wilayah yang menjadi sasaran patroli imbauan yakni Kecamatan Kotabunan dan Kecamatan Tutuyan.

Dalam arahannya, Oskar Manoppo menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Menurut dia, penanganan tidak dapat hanya mengandalkan satu instansi ketika kebakaran sudah terjadi.

Karena itu, langkah antisipasi harus dilakukan sejak awal, termasuk memperkuat pemantauan di lapangan dan membangun kesadaran masyarakat mengenai risiko pembakaran lahan.

“Kebakaran hutan dan lahan adalah ancaman serius yang dapat merugikan aktivitas sosial, ekonomi, hingga keselamatan jiwa,” kata Oskar.

Ia meminta seluruh personel yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah hingga pemerintah desa, meningkatkan koordinasi dan patroli di wilayah yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Ajak Majelis Taklim Jadi Benteng Keluarga dalam Memerangi Narkoba

Menurut Oskar, kecepatan dalam mendeteksi potensi kebakaran menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api berkembang dan meluas.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga diminta mengedepankan pendekatan persuasif ketika memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Edukasi mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar dinilai penting agar masyarakat memahami dampaknya terhadap lingkungan maupun kehidupan sosial.

“Kepada seluruh personel, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Jadikan kehadiran pemerintah sebagai wujud perlindungan bagi masyarakat,” ujarnya.

Patroli di Kecamatan Kotabunan dan Tutuyan selanjutnya diarahkan untuk menyampaikan imbauan secara langsung kepada warga.

Masyarakat diajak berperan aktif menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Boltim juga mengingatkan warga agar segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun titik api di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Perkuat Swasembada Pangan, Pemkab Batu Bara Gelontorkan Bantuan untuk Nelayan dan Peternak

Oskar berharap upaya pencegahan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi menjadi gerakan bersama masyarakat.

“Mari kita jaga hutan dan lingkungan kita. Mari kita lindungi generasi mendatang dari dampak Karhutla,” tutupnya.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow