PILARAKTUAL.COM, LABUHA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) di gedung serbaguna wisata Pulau Nusa Raa, Sabtu (27/6/2026).
Rakerda dengan tema “Pemuda Kuat, Halsel Hebat” ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi untuk periode 2026–2029.
Ketua DPD KNPI Halsel, Sefnat Tagaku, menegaskan bahwa tema yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan komitmen menjadikan pemuda sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
“Pemuda yang kuat bukan hanya diukur dari fisiknya, tetapi juga dari kualitas pengetahuan, keterampilan, integritas, serta rasa tanggung jawab terhadap daerah,” tegas Senat di lokasi Rakerda.
“Jika seluruh pemuda bersatu dan mengambil peran aktif, tidak ada target pembangunan yang tidak dapat kita capai. Inilah makna sesungguhnya dari tema yang kita angkat,” sambunnya.
Selama Rakerda berlangsung, jajaran pengurus DPD KNPI Halsel membahas dan menyepakati 4 agenda strategis yang dijadikan pedoman pelaksanaan program organisasi ke depan, di antaranya sebagai berikut:
1. Penyusunan Program Kerja 2026–2029
2. Penguatan Peran Pemuda di Berbagai Sektor
3. Penguatan Sinergi dengan Pemerintah Daerah
4. Penguatan Koordinasi Organisasi
KNPI
Menurut Sefnat, pihaknya juga menetapkan berbagai program prioritas yang berorientasi pada pemberdayaan pemuda di berbagai sektor.
Salah satu fokus utama berada pada Bidang Kelautan dan Perikanan. KNPI Halsel bakal berperan mengawal program agromaritim pemerintah daerah, pendampingan terhadap nelayan, serta pengawasan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
“KNPI berkomitmen memperluas keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah, meliputi sektor ekonomi, sosial, hukum, pendidikan, hingga lingkungan hidup, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan,” jelasnya.
Sefnat menanbahkan, dalam Rakerda juga telah disepakati pentingnya membangun kolaborasi yang lebih erat dengan Pemkab Halsel agar setiap program yang diusung bisa berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kemudian untuk meningkatkan efektivitas kerja organisasi, setiap bidang dan pengurus di tingkat kecamatan diberikan pembagian tugas yang lebih jelas.
“Langkah ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi internal sehingga KNPI dapat bergerak lebih cepat dalam merespons kebutuhan masyarakat, terutama di desa-desa pesisir dan wilayah terpencil,” tutup Sefnat. (*)
















