Manado, PilarAktual.com – Dua pelajar asal Sulawesi Utara resmi dilepas untuk mengikuti pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025.
Mereka adalah Firji Beeg, siswa SMAN 1 Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dan Bianca Graciella Lantang dari Kota Tomohon.
Pelepasan dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor J. Mailangkay, S.H., M.H., dalam sebuah acara resmi yang digelar di ruang kerjanya pada Sabtu malam, 12 Juli 2025.

Turut hadir dalam momen tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Mailangkay menyampaikan pesan pembekalan sekaligus motivasi kepada kedua calon anggota Paskibraka nasional (Capas).
Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa pelatihan, serta menjunjung tinggi disiplin dan tanggung jawab.
“Saya berharap para Capas senantiasa menjaga kesehatan serta disiplin selama mengikuti Diklat Paskibraka tingkat nasional,” ujar Mailangkay.
Lebih dari sekadar pengibar bendera, lanjut dia, keduanya kini mengemban tanggung jawab membawa nama harum daerah.
“Tunjukkan sikap terbaik, bawalah nama Sulawesi Utara dengan bangga, dan jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Victor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang mendukung proses seleksi.
Ia secara khusus berterima kasih kepada Kesbangpol provinsi, kabupaten/kota, serta para orang tua yang telah memberikan dukungan sejak tahap awal hingga terpilihnya dua wakil Sulut ke tingkat nasional.
Firji Beeg, Anak Yatim dari Boltim yang Catat Sejarah
Sebelum berangkat ke Manado untuk pelepasan tingkat provinsi, Firji Beeg lebih dahulu dilepas secara khusus oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, S.E., M.M., di kediaman dinasnya.

Dalam suasana haru dan bangga, Firji Beeg didampingi oleh ibunya.
Meski telah kehilangan ayah, semangatnya tidak luntur.
Firji menjadi putra pertama dari Boltim yang terpilih menjadi Paskibraka Nasional dan akan bertugas di Istana Negara pada 17 Agustus 2025.
“Ini menjadi sejarah dan kebanggaan bagi Boltim. Firji membawa nama daerah hingga ke level nasional. Ia bukan hanya kebanggaan Boltim, tapi juga Sulawesi Utara,” kata Oskar Manoppo.
Oskar Manoppo pun berpesan agar Firji tetap rendah hati, menjaga diri selama pelatihan, dan menjalankan tugas kenegaraan dengan penuh kesungguhan.
Turut mendampingi Firji dalam prosesi pelepasan tingkat kabupaten yakni Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Boltim, Safrial Manangin, S.Sos., M.M., dan Aidit Simbala, Ketua Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Boltim.
Keberangkatan Firji dan Bianca tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan sekolah mereka, tetapi juga menandai simbol harapan baru bagi generasi muda Sulawesi Utara untuk terus berkarya di tingkat nasional. (*)
















