Boltim, PilarAktual.com – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti ruang kerja Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Senin (23/6/2025), saat Bupati Oskar Manoppo, SE, MM, menerima kehadiran empat siswa terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mewakili Provinsi Sulawesi Utara.
Keempat siswa yang mendapatkan kehormatan tersebut berasal dari dua sekolah menengah atas di Boltim, yaitu Firji Beeg dan Distia Bisnun dari SMAN 1 Kotabunan, serta Syafiyah Zhilvia Bohang dan Tegar Albani Manoppo dari SMAN 1 Tutuyan.
Dari keempat nama itu, satu di antaranya mencatat sejarah penting bagi daerah.
Firji Beeg, siswa SMAN 1 Kotabunan, terpilih untuk mengikuti seleksi Paskibraka Nasional 2025, menjadi perwakilan pertama dari Boltim yang menembus tahap seleksi di tingkat pusat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Oskar Manoppo memberikan dukungan moril secara langsung.
Ia menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian para siswa, khususnya Firji yang menorehkan prestasi luar biasa.
“Saya sangat bangga. Ini pertama kalinya putra Boltim mengikuti seleksi nasional. Saya berpesan agar tetap percaya diri, jangan minder dengan peserta dari daerah lain. Siapkan mental dan fisik sebaik mungkin,” ujar Oskar memberi motivasi.
Bupati Oskar Manoppo juga mendoakan agar Firji dapat melewati seleksi dengan baik dan bisa membawa nama baik Boltim di panggung nasional.
Menurutnya, kesempatan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan membawa harum daerah.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Boltim, Ahmad Alheid, SHi, yang turut mendampingi para siswa, menjelaskan bahwa tiga siswa lainnya akan bertugas sebagai Paskibraka di tingkat provinsi.
Sementara Firji masih menjalani tahapan seleksi ketat di tingkat nasional.
“Kami tentu sangat berharap Firji lolos ke tingkat nasional. Ini akan menjadi sejarah dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Boltim,” ujar Alheid.
Momen itu juga menjadi saat yang membanggakan bagi para orang tua siswa.
Mereka tampak haru menyaksikan anak-anak mereka mendapat perhatian dan dorongan langsung dari kepala daerah.
Beberapa bahkan menyatakan bahwa dukungan dari pemerintah daerah memberi energi tambahan bagi semangat anak-anak mereka untuk terus berlatih dan bersiap.
Langkah keempat siswa ini dinilai menjadi gambaran kemajuan pembinaan generasi muda di Boltim.
Pemerintah daerah berharap pencapaian ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi menjadi tonggak awal untuk terus melahirkan generasi berprestasi dan berkarakter. (*/Red)
















