Tudingan Kapus Kayoa Rampas Dana BOK Itu Tidak Benar, Ini Tanggapan Staf Puskesmas Kayoa

  • Whatsapp

LABUHA, PilarAktual.com Beredarnya berita di media sosial terkait kepala puskesmas kecamatan kayoa Halmahera Selatan (Halsel) Fahrudin U Sabtu telah merampas Dana BOK Triwulan (1) satu. Sala Staf Puskesmas kecamatan kayoa angkat bicara.

Menurutnya, tuduhan yang disampikan oleh mantan kepala puskesmas Misna Sidika terhadap kepala puskesmas baru Fahrudin U Sabtu, itu tidak benar.

Bacaan Lainnya

“Dana yang diambil kepala puskesmas baru itu telah menerima pembagian dan itu sesuai dengan ketentuan yang ada,” Kata Sala satu Staf yang enggan nama di publis kepada media ini, Kamis (29/7/2021).

Dia (Staf) bilang, Apa yang diberitakan itu sangatlah keliruh, Karena  dalam percairan anggaran ini mantan kepala puskesmas Misna Sidika, tidak ada kewenangannya sama sekali.

“Dia punya dasar apa mau mengambil anggaran di puskesmas kayoa aneh,” Ujarnya.

Selain itu dia juga mebeberkan, mantan kepala puskesmas kayoa Misna Sidika telah menggelapkan Dana JKN/BPJS pada Triwulan pertama di bulan Januari, pembuari dan Maret pada tahun 2021. Selain Dana BPJS ada juga Dana Covid 1, juga Dana Vaksinasi 2021 tidak direalisasi.

“Semestinya anggaran itu harus di bagikan ke Staf Puskesmas, namun dia (Misna) beralasan Angaran tersebut di pakai untuk pembayaran utang. Tetapi buktinya semua utang tersebut belum terbayarkan, Justru di perbebankan utang ke kapus yang baru,” Tururnya.

Olenya itu, Kami berharap kepada pemerintah daerah Halmahera Selatan dalam hal ini, Bupati Halsel dan kepala Dinas Kesehatan untuk menindaklanjuti permasalahan ini yang terjadi di Puskesmas kayoa. (Red)