Silaturahmi Dengan Pangdam Patimura Ambon, Wakasekjen PB HMI Dorong Penambahan Kuota TNI

  • Whatsapp

MALUKU, PilarAktual.com Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjend) Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ramadhan Reubun Gelar silaturahmi dengan Komandan Pangdam Patimura XVI Mayjen Jefri Rahawarin. Tepatnya Jalan makodam no 1 kelurahan rijali, Sirimau Kota Ambon Maluku.

Dalam pertemuan tersebut Wakasekjen PB HMI, menawarkan beberapa pokok pikiran terkait Wilayah Maluku/Maluku Utara yang masih Kekurangan sistim keamanan.

Bacaan Lainnya

Olenhya itu, dikesempatan tersebut Ramadhan Reubun mencoba mendorong dan menawarkan permintaan penambahan kuota TNI baik dari Tamtama, Bintara maupun Akmil khusus untuk putra-putri daerah dari Maluku dan Maluku Utara.

“Karena daerah Maluku dan Maluku Utara harus ditambakan sebab sumberdaya Manusia (SDM) dari anak-anak kita juga tidak kalah saing dengan daerah-daerah lain di Indonesia,” Kata Wakasekjen PB HMI Ramadhan Reubun kepada media melalu via Whadsap, Senin (26/7/2021)

Menurutnya, Maluku/Maluku Utara harus ada pos-pos keamanan dari TNI di wilayah pelosok dan perbatasan, Sebab di daerah-daerah terpencil dan perbatsan baik itu di Maluku maupun Maluku Utara masih banyak kasus-kasus kekerasan masif terjadi di sana dan itu tidak mendapat perhatian dari aparat kemanan.

“Untuk itu kiranya usulan kami ini dapat di tindaklanjuti sebab ini juga informasi yang kami dapat dari masyarakat yang perlu kami curahkan kepada bapak selaku pimpinan tertinggi di Pangdam Patimura,” Imbuhannya.

Dia bilang, Meski demikian TNI dalam hal ini Pangdam Pattimira bisa merespon langsung usulan dan masukan tersebut. Hal ini tujuannya untuk kita sama-sama menjaga kamtibmas di lingkungan dan di wilayah Maluku/Maluku utara.

“Kiranya dari beberapa usulan ini, Pa Jefrey selaku Pangdam Pattimura XVI yang juga putra Maluku merespon positif usalan dari HMI dan akan menindak lanjuti dan berkordinasi langsung dengan Mabes TNI terkait usulan ini, karena menyangkut langsung dengan keamanan warga negara dan ketertiban daerah khususnya di Maluku/Maluku Utara pada umumnya. (Red)