DaerahHukum & KriminalMaluku UtaraNasional

Senin Pekan Depan Kantor BWS Maluku Utara di Demo, Soal Pungutan 345 Juta

167
×

Senin Pekan Depan Kantor BWS Maluku Utara di Demo, Soal Pungutan 345 Juta

Sebarkan artikel ini

TERNATE, PilarAktual.com – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Marhaenis (DPC-GPM) Kota Ternate, pada Senin tanggal 11 Oktober 2021 Pekan Depan, bakal menggelar aksi ekstra parlemen di kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) wilayah Provinsi Maluku Utara.

Aksi ini mereka menuntut, Terkait dengan beredarnya dugaan dan indikasi terjadi praktek pungutan liar atau pemerasan terhadap sejumlah perkumpulan kelompok Petani atas Pemakaian air (P3A) di Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara Maluku Utara.

Ketua Bidang Atfokasi Rakyat dan Penindakan DPC-GPM Kota Ternate, Azis Abubakar kepada wartawan, Kamis (07/10/2021) mengatakan, Kami sempat mendapatkan informasi bahwa ada dugaan kuat oknum pendamping program pencepatan tata guna air (P3-TGAI) Balai Wilayah Sungai (BWS) Perwakilan Maluku Utara, meminta para kelompok/perkumpulan menyetor dana sebesar 354 Juta Rupiah.

Baca Juga :  Kapolres Mitra Sambangi SMKN 1 Ratahan, Edukasi Siswa soal Narkoba dan Tertib Lalu Lintas

Dia menyebutkan, Dugaan pungutan liar yang dilakukan tim pendampingan program atau Oknum Konsultan menagement Balai dan Asisten tenaga ahli.

“Akibat dari praktek tersebut, perkumpulan/kelompok petani kemudian melaporkan secara resmi di polsek kao Halmahera Utara pada tanggal 30 agustus 2021, hingga di ketahui kedua oknum tersebut di pecat oleh BWS Maluku Utara beberapa hari lalu,” Ujarnya.

Menurutnya, tindakan pemerasan atau pungutan kepada kelompok petani pemakai air tersebut itu sangat memalukan institusi dan Marwah Balai wilayah sungai.

“Praktek semacam ini tentunya mencedrai martabat Menteri PUPR RI dan mencoreng marwah dan nama baik institusi BWS Maluku Utara,” Cetus dia.

Selain itu sambung Azis, jangan sampai tindakan dan praktek-praktek semacam ini bukan hanya terjadi di Kecamatan Kao Barat di Halmahera Utara, tetapi kemungkinan ada di kab/kota lain di wilayah maluku Utara, sebab jangan sampai mendapatkan kucuran program P3-TGAI dan ada praktek-praktek serupa.

Baca Juga :  Cegah Bentrok Susulan, Dandim 1509/Labuha Perintahkan Patroli Malam di Babang-Sayoang

“Olehnya itu kami melakukan konsolidasi dengan beberapa LSM dan Ormas untuk kita sama desak aparat penegak hukum untuk menelusuri lebih jauh dan membongkar kasus ini, dan akan menemukan siapa dalangnya.

Sekedar diketahui, sehingga berita ini ditulis pihak BWS atau satker terkait belum bisa dihubungi. (Red)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow