Minsel, Pilaraktual.com – Ketua LSM Anti Korupsi Indonesia (AKI) Sulut Noldy Poluakan merespon positif dan sangat mendukung kebijakan yang di lakukan oleh Bupati dan wakil Bupati Minahasa Selatan FDW – PYR dengan melakukan Rolling jabatan esalon 2 di jajaran Pemkab Minsel. Selasa (2/11/2021).
Ini adalah merupakan amanat dan tanggung jawab yang berharga dan sangat penting serta strategis dalam menunjang, mendukung setiap program pemerintah yang ada.
“karena itu, profesionalisme, integritas dan paling utama, pelayanan yang prima, transparansi dan tidak boleh Korupsi,” kata Noldy.
Lanjut Poluakan, dengan adanya Roling jabatan ini akan kelihatan dan di rasakan langsung perubahannya dalam segala hal oleh masyarakat, sehingga arti dan makna dari kebijakan Roling jabatan ini bisa di realisasikan oleh para pejabat yang baru di percayakan atau yang baru di lantik.
“Masyarakat sangat menaruh harapan dan Kepercayaan besar kepada pejabat yang baru di Lantik,” tutur Poluakan.
“Saya mengingatkan agar supaya pemerintahan yang transparan dan tidak Korupsi harus di aktualisasikan bukan hanya sekedar simbol atau retorika belaka tetapi benar harus di lakukan dan bahkan jika ada anak buah yang terbukti tidak patut dalam melaksanakan aturan apalagi Korupsi harus di berikan sangsi tegas atau hukuman sehingga ada efek jerah,” tegas Nopol.
“Kami akan terus mengawal dan menjadi garda terdepan serta tetap konsisten dalam membantu masyarakat dan negara dalam hal pencegahan, pemberantasan atau bahkan pelaporan setiap kasus Korupsi ke Aparat Penegak Hukum (APH), kami tidak akan pandang bulu, apalagi jika sudah ada laporan dari masyarakat dan terpenuhi unsurnya untuk di laporkan ke APH,” tutup Nopol.
Penulis: Heisye Lumenta
















