Boltim, PilarAktual.com – Semangat kebersamaan dan optimisme mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang digelar di Lapangan Kantor Bupati, Selasa (21/7/2026).
Momentum bersejarah tersebut tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan daerah sejak dimekarkan, tetapi juga menjadi titik tolak untuk mempercepat pembangunan menuju Boltim yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, S.E., M.M., selaku inspektur upacara.
Turut hadir Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, pimpinan dan anggota DPRD Boltim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara, Wakil Bupati Guhanga, Ketua TP-PKK Boltim Ny. Rosita Pobela, S.E., M.Si., Staf Ahli I TP-PKK Ny. Lucia K. Mokoginta, Amd.Kep., Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P., unsur TNI-Polri, penyelenggara pemilu, pimpinan organisasi kemasyarakatan, hingga ratusan aparatur sipil negara.
Dalam amanatnya, Oskar Manoppo menegaskan bahwa hari jadi Kabupaten Boltim bukan sekadar perayaan tahunan.
Menurutnya, usia ke-18 menjadi momen penting untuk menengok kembali perjalanan pembangunan sekaligus menyusun arah masa depan daerah yang lebih progresif.
“Hari jadi daerah bukan sekadar penanda bertambahnya usia. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk mengenang sejarah perjuangan, mengevaluasi langkah yang telah kita tempuh, dan merumuskan harapan yang akan kita perjuangkan bersama,” ujar Oskar.
Bupati menilai keberhasilan pembangunan selama ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh komponen daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.
Mengusung semangat “Melangkah Bersama, Bekerja, Berkarya untuk Boltim Bangkit“, Oskar menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri.
Kemajuan daerah hanya akan tercapai apabila masyarakat, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda memiliki tujuan yang sama dalam membangun Boltim.
Menurutnya, lima tahun ke depan harus menjadi periode transformasi yang menghadirkan lompatan nyata di berbagai sektor.
Pembangunan tidak lagi hanya diukur dari banyaknya proyek fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan.
“Kita tidak hanya membangun jalan dan gedung, tetapi juga membangun manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berkarakter. Kita juga harus memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke desa-desa,” katanya.
Ia menambahkan, pemerataan pembangunan menjadi prioritas utama agar pertumbuhan ekonomi dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan yang selama ini menjadi tulang punggung Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Di penghujung sambutannya, Oskar Manoppo mengajak seluruh masyarakat menjadikan usia ke-18 Kabupaten Boltim sebagai awal dari semangat baru untuk terus bergerak maju.
Ia meyakini setiap capaian pembangunan yang diraih selama ini lahir dari kerja keras, persatuan, serta doa seluruh masyarakat.
“Perjalanan delapan belas tahun ini telah memberikan banyak pelajaran bahwa setiap kemajuan hanya dapat diraih melalui kerja keras, kebersamaan, dan doa seluruh masyarakat,” tuturnya.
Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur pun menjadi lebih dari sekadar seremoni.
Momen ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat yang memiliki tekad bersama mewujudkan Boltim Bangkit menuju daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.
















