Buruh Tersangka Lainya, Kejati Malut Periksa 3 Saksi Di Surabaya

  • Whatsapp

TERNATE, pilarAktual.com — Kejaksaan Tinggi Kejati Maluku Utara (Malut) Rupanya tidak main-main dalam Proses dugaan kasus korupsi pengadaan kapal Nautika dan alat simulator pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut yang sudah merugikan keunaga negara senilai Rp 7,8 miliar.

Hal itu terbukti penyidik bidang pidana Husus (Aspidsus) Kejati Malut terus memburuh sejumlah tersangka lainya, tim penyidik Kejati Malut telah melakukan pemeriksaan tiga saksi di Jawa timur (surabaya) untuk mengungkap kepastian hukum.

Bacaan Lainnya

” Ketiga saksi yang periksa penyidik yakni pihak penyedia barang dan jasa,” kata Aspidsus Kejati Malut Irwan Datuiding kepada sejumlah wartawan, pada Kamis (18/3/2021)

Ditanya terkait hasil audit dari BPKP Malut atas temuan tersebut dan sejauh ini suda sampai dimana, Pihkanya mengatakan untul saat ini BPKP Malut masih dalam tahapan proses penghitungan.

” Saat ini kami tim penyidik bidang Aspidsus masih menunggu hasil penghitungan BPKP malut,” ujarnya.

Terkait keempat tersangka kata Aspidsus, Nanti ada saatnya akan di periksa dan ditahan setelah hasil pemeriksaan saksi-saksi ini sudah selesai.

” intinya keempat tersangka ini akan tetap di proses,” pungkasnya. (PL/red)