MitraPemerintahanPeristiwa

Bupati Ronald Kandoli Turun Langsung Atasi Kekeringan, Sawah Ranoketang Atas Disiram

366
×

Bupati Ronald Kandoli Turun Langsung Atasi Kekeringan, Sawah Ranoketang Atas Disiram

Sebarkan artikel ini
Bupati Ronald Kandoli Turun Langsung Atasi Kekeringan, Sawah Ranoketang Atas Disiram

Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, bergerak cepat mengantisipasi ancaman kekeringan yang mulai berdampak terhadap lahan pertanian akibat fenomena iklim El Nino.

Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli turun langsung ke areal persawahan Pelaladan, Desa Ranoketang Atas, Kecamatan Touluaan, Selasa (8/9/2026).

Kehadiran Bupati di lokasi untuk memastikan ketersediaan air sekaligus melihat kondisi tanaman padi yang mulai terdampak kekeringan.

Dalam kegiatan tersebut, Ronald Kandoli tidak hanya meninjau kondisi persawahan, tetapi turut melakukan penyiraman langsung ke lahan pertanian.

Aksi itu dilakukan bersama jajaran Dinas Pertanian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), serta sejumlah instansi terkait.

Pemerintah daerah menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani agar kekurangan air tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar bagi petani, terutama yang dapat berujung pada gagal panen.

Baca Juga :  Proyek Geothermal di Mooat Masuk Tahap Persiapan, Bupati Oskar Manoppo Dorong Tenaga Kerja Lokal

Ronald mengatakan, penanganan kekeringan tidak boleh sebatas kegiatan seremonial.

Menurut dia, pemerintah harus hadir secara konsisten selama musim kering berlangsung untuk memastikan tanaman petani tetap mendapatkan pasokan air.

“Upaya penyelamatan lahan pertanian ini tidak boleh menjadi agenda ceremonial, melainkan harus dilakukan secara konsisten dan terus-menerus selama musim kering berlangsung,” ujar Ronald.

Ia menegaskan, berbagai langkah strategis akan ditempuh pemerintah daerah untuk meminimalkan kerugian yang mungkin dialami petani akibat kekurangan air.

Menurut Ronald Kandoli, keberadaan pemerintah di tengah kondisi sulit sangat penting untuk memberikan solusi sekaligus memastikan produktivitas sektor pertanian tetap terjaga.

“Pemerintah harus hadir memberikan solusi di masa-masa sulit seperti ini,” katanya.

Baca Juga :  Wabup Argo Sumaiku Dorong OPD Percepat Pertumbuhan Ekonomi Boltim

Selain penanganan darurat, Pemkab Mitra juga menyiapkan langkah jangka panjang.

Ronald Kandoli langsung meminta Dinas Pertanian segera membangun infrastruktur konservasi air, salah satunya berupa embung.

Pembangunan embung dinilai penting sebagai tempat penampungan air yang dapat dimanfaatkan ketika debit sungai mengalami penurunan.

“Fasilitas penampungan air ini nantinya akan berfungsi sebagai cadangan pasokan air yang dapat dialirkan sewaktu-waktu ke lahan persawahan saat debit air sungai mulai menyusut,” ungkapnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan sektor pertanian di Minahasa Tenggara, khususnya menghadapi periode kemarau dan perubahan kondisi cuaca yang berpotensi mengganggu ketersediaan air.

Dalam kunjungan itu, Bupati Ronald Kandoli didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra M. Irwan Abdjulu, SE, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Phebe Punuindoong, SH, M.Pd, Kepala Dinas Pertanian Ir. Vecky Monigir, ME, serta jajaran Dinas Pertanian dan Satpol-PP.

Baca Juga :  Respon Cepat, Bupati Batu Bara Turun Langsung ke Lokasi Banjir Gambus Laut

Pemkab Mitra memastikan upaya pemenuhan kebutuhan air bagi lahan pertanian akan terus dilakukan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Pemerintah juga mendorong langkah antisipatif agar persoalan serupa tidak kembali mengancam produktivitas pertanian pada masa mendatang.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow