BATU BARA, PilarAktual.com – Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., memimpin prosesi Tepung Tawar Pemulangan Jemaah Haji Kabupaten Batu Bara Tahun 1448 H/2026 M di Aula A Kantor Bupati, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada para jemaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Pj Sekda, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, camat, Kepala Kantor Pertanahan, Kepala BPS Batu Bara, serta organisasi kemasyarakatan Islam.
Turut hadir pula perwakilan Kodim 0208/As, Kejari Batu Bara, Kepala Kantor Kemenag Batu Bara H. Muslim Halim Maha, M.Si., Ketua IPHI Batu Bara H. Bakhtiar Mogaza, S.Pd., M.Hum., Wakapolres Batu Bara, perwakilan Yonif 126/KC, dan penceramah Ustaz H. Irfan Yusuf, S.Ag. dari Kabupaten Langkat.
Acara diawali dengan prosesi tepung tawar kepada para jemaah haji. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cendera mata dan tausiah agama oleh Ustaz H. Irfan Yusuf, S.Ag.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Batu Bara H. Muslim Halim Maha menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Pemkab Batu Bara atas dukungan penuh kepada jemaah haji, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan. Ia berharap sinergi antara Pemkab Batu Bara dan Kemenag terus terjalin guna meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji.
Senada, Ketua IPHI Batu Bara H. Bakhtiar Mogaza berharap kualitas pembimbing haji terus ditingkatkan. Menurutnya, pembimbing harus memiliki kompetensi, profesional, dan bersertifikasi resmi agar mampu memberikan bimbingan terbaik kepada jemaah.
Bupati Baharuddin dalam arahannya menegaskan bahwa peningkatan pelayanan haji harus menjadi perhatian bersama. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi erat dengan Kementerian Haji dan Umrah.
“Yang berkaitan dengan keberangkatan haji dan kepulangan haji harus menjadi perhatian khusus, tanpa terkecuali, baik itu pemerintah kabupaten maupun Kementerian Haji dan Umrah,” tegas Bupati.
Baharuddin juga menyebut sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci menghadirkan pelayanan haji yang aman, nyaman, tertib, dan berkualitas bagi jemaah asal Kabupaten Batu Bara.
















