BoltimPemerintahanPeristiwa

Pemkab Boltim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Bongkudai

446
×

Pemkab Boltim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Bongkudai

Sebarkan artikel ini
Pemkab Boltim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Bongkudai

Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bergerak cepat memberikan perhatian kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Bongkudai.

Melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hendra Tangel, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Ny. Rosita Pobela Manoppo, pemerintah daerah menyalurkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga korban, Jumat (31/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi cobaan berat.

Selain menyerahkan bantuan kebutuhan pokok, rombongan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, termasuk atas meninggalnya salah seorang warga dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Mewakili Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, Asisten I Hendra Tangel menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Ia berharap seluruh anggota keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Baca Juga :  Resmikan Koperasi TP-PKK, Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Keluarga

Menurut Hendra, setiap bencana merupakan ujian yang tidak diharapkan siapa pun.

Namun demikian, ia mengajak para korban untuk tetap memiliki semangat dan keyakinan bahwa kehidupan harus terus berjalan.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan. Kami juga berharap para korban tidak kehilangan semangat untuk kembali membangun kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hendra turut mengapresiasi aksi cepat masyarakat Desa Bongkudai yang secara bergotong royong membantu memadamkan kobaran api. Berkat kebersamaan warga, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian.

Ia menilai semangat solidaritas masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Budaya saling membantu yang ditunjukkan warga dinilai mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan yang masih terpelihara di tengah masyarakat Boltim.

Baca Juga :  Pemkab Batu Bara Buka Diklat Paskibraka 2026, Cetak Kader Berkarakter Pancasila

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Ny. Rosita Pobela Manoppo, menyerahkan bantuan berupa paket kebutuhan pokok kepada keluarga terdampak.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Dinas Sosial, dan Tim Penggerak PKK sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

Rosita berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban, sekaligus meringankan beban mereka pada masa pemulihan pascakebakaran.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak. Musibah memang tidak bisa diprediksi, namun kami percaya setiap cobaan selalu membawa hikmah dan akan ada jalan terbaik bagi mereka yang tetap sabar dan ikhlas,” katanya.

Selain memberikan bantuan, Rosita juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau yang identik dengan kondisi cuaca panas dan kering.

Baca Juga :  Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Boltim Resmi Dilantik, Perkuat Pelayanan Dasar Hingga Desa

Ia mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kompor gas telah dimatikan setelah digunakan, memeriksa instalasi listrik secara berkala, serta menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan.

Menurutnya, langkah-langkah sederhana tersebut dapat menjadi upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di lingkungan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terus terjalin dalam menghadapi setiap musibah.

Selain mempercepat penanganan korban, kebersamaan juga menjadi kekuatan utama dalam proses pemulihan, sehingga masyarakat yang terdampak dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan secara normal.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow