Maluku Utara

Kapolres Halsel Gandeng OKP Cipayung Bagi-bagi Takjil Gratis

125
×

Kapolres Halsel Gandeng OKP Cipayung Bagi-bagi Takjil Gratis

Sebarkan artikel ini
Kapolres Halsel, AKBP Hendra Gunawan bersama pimpinan OKP Cipayung bagi-bagi takjil gratis, Jumat (13/3/2026).

PILARAKTUAL.COM, LABUHA – Polres Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, kembali menggelar kegiatan bagi-bagi takjil secara gratis jelang waktu berbuka puasa pada hari ke-23 bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Jumat (13/3/2026).

Dalam giat bagi-bagi takjil kali ini, dilakukan bersama Organisasi Kepemudaan atau OKP yang tergabung dalam Cipayung Plus. Lokasi pembagian dipusatkan di jalan raya kawasan pantai Habibi, Desa Labuha, Kecamatan Bacan.

Kapolres Halsel, AKBP Hendra Gunawan bersama para pimpinan OKP Cipayung Plus yang terdiri dari HMI, PMII, GMNI, GMKI dan GAMKI, turun membagikan langsung takjil kepada masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.

Hendra menjelaskan bahwa pembagian takjil ini merupakan wujud kebersamaan dalam menebarkan kebaikan, serta membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan jelang waktu berbuka tiba.

Baca Juga :  BP2RD Ternate Semena-Mena Pungut Pajak Galian C Tanpa Izin

“Tujuan pembagian takjil ini untuk masyarakat yang melintas, mereka yang masih berada di perjalanan agar dapat berbuka puasa tepat waktu,” jelas Hendra usai pembagian takjil.

Ada sebanyak 200 paket takjil dibagikan kepada masyarakat. Hendra juga mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini pula diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta memperkuat sinergitas antara Polri OKP Cipayung Plus, serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Harapannya, melalui kegiatan berbagi takjil ini dapat mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, kemudian Polri dengan OKP dalam bulan suci Ramadan,” tuturnya. (**)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  Kepala UPTD Pelabuhan Panambuang dan Stafnya Diduga Pungutan Distribusi BBM