Mitra, PilarAktual.com – Djein Leonora Rende, atau yang akrab disapa DLR, mengalami kejutan besar saat kediamannya di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) didatangi oleh ratusan warga pada Rabu, 8 Mei 2024.
“Terus terang saya kaget. Sebetulnya kedatangan bapak ibu, saudara saudari sekalian untuk apa?” tanya DLR, disambut dengan teriakan yang mendorongnya untuk maju sebagai calon bupati Mitra.
DLR mengakui keterkejutannya dan tak menyangka mendapat dukungan sebanyak itu dari masyarakat Mitra untuk ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November mendatang.

Dengan penuh keyakinan dan kepercayaan diri, DLR menjawab dukungan itu dengan langsung menyatakan kesiapannya untuk bertarung merebut kursi kepemimpinan di daerah tersebut.
“Kesempatan ini, saya nyatakan siap maju sebagai calon bupati Mitra. Kita akan bersama-sama dalam perjuangan ini. Sebab saya menyadari, siapa saya tanpa adanya dukungan dan kerjasama dari ibu bapak, saudara saudari sekalian,” ujarnya tegas.
Menurut DLR, dirinya bukanlah orang baru di Kabupaten Mitra. Sejak tahun 2004, 2009, 2013, bahkan hingga 2024, ia sudah memiliki ikatan yang kuat dengan masyarakat Mitra, terutama saat menjabat sebagai Ketua TP PKK Mitra.
“Saya terus mengamati setiap perkembangan di Mitra. Setelah melalui berbagai pertimbangan, saya berfikir sudah waktunya mengambil keputusan. Dan hari ini keputusan saya, saya akan turun ke Mitra ikut pencalonan Bupati Mitra,” tegasnya.
DLR menyambungkan, atas dukungan dan keinginan masyarakat agar dirinya melanjutkan estafet kepemimpinan di Mitra, maka akhir pekan ini dirinya akan mulai tinggal di kediaman Tombatu dan memulai sosialisasi, bekerja, serta berjuang untuk Mitra yang lebih baik.
“Bagi masyarakat Mitra, silahkan datang berdiskusi, sampaikan ide, gagasan, pemikiran bahkan dukungan,” ajaknya penuh semangat.
















