BitungPemerintahanPeristiwa

Wali Kota Bitung Imbau Warga Waspada Bencana di Musim Hujan

713
×

Wali Kota Bitung Imbau Warga Waspada Bencana di Musim Hujan

Sebarkan artikel ini

Bitung, PilarAktual.com – Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, dan Wakil Wali Kota Randito Maringka mengimbau seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan, agar selalu siaga dan waspada.

Imbauan ini disampaikan pada Selasa (11/3/2025), menyusul meningkatnya curah hujan dan potensi angin kencang di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya, Hengky Honandar menekankan pentingnya kesiapsiagaan warga menghadapi berbagai risiko bencana, termasuk banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang.

“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk selalu waspada. Cuaca ekstrem dapat memicu berbagai potensi bahaya yang harus diantisipasi sejak dini,” ujar Hengky.

Menurutnya, pemerintah kota telah melakukan berbagai upaya mitigasi, termasuk pembersihan drainase, pemangkasan pohon di area publik, serta koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk kesiapan tanggap darurat.

Baca Juga :  RSUD Amurang Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Warga Apresiasi Perubahan Pelayanan Rumah Sakit

Namun, ia juga menegaskan bahwa kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana sangatlah penting.

Berdasarkan data BPBD Kota Bitung, sejumlah wilayah dengan risiko tinggi banjir dan tanah longsor telah diidentifikasi.

Beberapa kawasan seperti Girian, Aertembaga, dan Madidir menjadi perhatian utama karena kontur tanah yang labil serta sistem drainase yang rentan terhadap genangan air.

Randito Maringka menambahkan bahwa masyarakat di daerah rawan harus mulai mengambil langkah antisipatif, seperti menghindari aktivitas di luar rumah saat angin kencang, memastikan jalur evakuasi aman, serta melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang.

“Jangan ragu menghubungi tim siaga bencana jika ada tanda-tanda bahaya. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perkuat Akses Layanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Batu Bara Resmikan PUSTU Desa Gunung Rante

Untuk mengurangi risiko bencana, Pemerintah Kota Bitung juga menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk relawan, organisasi kepemudaan, dan tokoh masyarakat setempat.

Sosialisasi terkait mitigasi bencana telah digencarkan di berbagai kecamatan, dengan harapan meningkatkan kesadaran kolektif dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bitung telah mempercepat perbaikan infrastruktur penunjang, seperti perbaikan drainase dan penguatan tebing di beberapa titik rawan longsor.

“Masyarakat harus lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, jangan membuang sampah sembarangan, karena ini bisa memperburuk kondisi saluran air dan memperparah risiko banjir,” tegas Hengky.

Dalam beberapa tahun terakhir, bencana hidrometeorologi di Kota Bitung kerap meningkat akibat perubahan iklim yang berdampak pada pola cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Kapolres Mitra Apresiasi Masyarakat, Pengucapan Syukur Berlangsung Aman dan Kondusif

Oleh karena itu, Hengky dan Randito berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesiapsiagaan dan langkah-langkah preventif untuk mengurangi dampak bencana.

Pemerintah Kota Bitung mengimbau warga untuk terus memantau informasi dari BMKG terkait perkembangan cuaca, serta memanfaatkan kanal komunikasi resmi pemerintah untuk mendapatkan informasi terbaru seputar kebencanaan.

Dengan upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan potensi bencana dapat diminimalisir, sehingga keselamatan dan kesejahteraan warga Kota Bitung tetap terjaga.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow