Manado, PilarAktual.com – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Argo V. Sumaiku, secara resmi menutup kegiatan Workshop Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Hotel The Sentra Manado, Rabu (28/1/2026).
Penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pembekalan teknis bagi perangkat daerah dalam menyusun dokumen evaluasi kinerja pemerintahan daerah.
Mewakili Bupati Boltim Oskar Manoppo, Argo Sumaiku menegaskan bahwa LPPD bukan sekadar laporan administratif tahunan, melainkan gambaran menyeluruh tentang bagaimana pemerintah daerah merencanakan, melaksanakan, hingga mengevaluasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“LPPD adalah refleksi kinerja kita. Di dalamnya tergambar proses perencanaan, pelaksanaan, serta capaian pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Argo dalam sambutannya di hadapan para peserta workshop.
Ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap materi yang telah disampaikan selama workshop.
Menurutnya, kualitas LPPD tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga oleh konsistensi implementasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Argo menilai, penyusunan LPPD yang baik memerlukan sinergi kuat antarperangkat daerah, disertai komitmen dan integritas seluruh jajaran aparatur.
Tanpa itu, laporan yang disusun berpotensi tidak mencerminkan kondisi riil penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
“Keberhasilan LPPD sangat bergantung pada kerja sama, komitmen, dan integritas kita bersama. Jika ini dijaga, saya yakin kualitas LPPD Boltim akan semakin baik dan berdampak pada peningkatan pelayanan publik,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Argo juga menyampaikan bahwa Bupati Boltim Oskar Manoppo terus memantau jalannya workshop sejak hari pertama hingga penutupan, meskipun tidak hadir secara langsung.
Pemantauan tersebut menjadi bentuk perhatian serius pimpinan daerah terhadap proses penyusunan LPPD.
“Pak Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia atas terselenggaranya kegiatan ini. Namun beliau juga mengingatkan bahwa setelah workshop selesai, pekerjaan kita belum berakhir,” ungkap Argo.
Ia menjelaskan, tahapan selanjutnya masih mencakup proses melengkapi dokumen, menyajikan data yang akurat, hingga melakukan perbaikan terhadap substansi laporan agar sesuai dengan ketentuan dan standar penilaian yang berlaku.
Argo berharap, hasil workshop ini dapat segera diimplementasikan secara nyata oleh seluruh OPD, sehingga LPPD Tahun Anggaran 2025 tidak hanya memenuhi aspek formal, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi yang objektif dan konstruktif bagi pemerintah daerah.
Kegiatan workshop ini turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hendra Tangel, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan keseriusan Pemkab Boltim dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
















