BoltimPemerintahanPeristiwa

Wabup Argo Sumaiku Hadiri Penilaian PKK Sulut di Desa Bongkudai Timur

3506
×

Wabup Argo Sumaiku Hadiri Penilaian PKK Sulut di Desa Bongkudai Timur

Sebarkan artikel ini
Wabup Argo Sumaiku Hadiri Penilaian PKK Sulut di Desa Bongkudai Timur

Boltim, PilarAktual.com – Suasana Desa Bongkudai Timur, Kecamatan Mooat, Bolaang Mongondow Timur (Boltim), tampak semarak pada Selasa (26/8/2025).

Ratusan warga bersama kader PKK berkumpul untuk mengikuti kegiatan penilaian program Aku Hatinya PKK tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Boltim, Argo V. Sumaiku, yang memberikan dukungan penuh terhadap gerakan pemberdayaan keluarga tersebut.

Wabup Argo menegaskan, program ini menjadi langkah nyata dalam mendorong keluarga di desa agar lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

“Pemanfaatan pekarangan rumah tidak sekadar mempercantik lingkungan, tapi juga punya nilai ekonomi dan kesehatan. Inilah yang perlu terus kita dorong,” ujar Argo saat menyampaikan sambutan.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Hadiri Syukuran Rampungnya Jalan Aspal Program Inpres Jalan Daerah di Perkebunan Petatal

Bagi sebagian warga, istilah Aku Hatinya PKK mungkin terdengar unik.

Program ini merupakan singkatan dari Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman.

Intinya, masyarakat didorong untuk mengoptimalkan lahan pekarangan rumah mereka dengan menanam berbagai tanaman bermanfaat, mulai dari sayuran, buah, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga tanaman hias.

Dengan cara ini, rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tapi juga pusat ketahanan pangan keluarga.

Selain itu, program ini juga diyakini mampu memperkuat ekonomi rumah tangga.

Dimana hasil panen dari pekarangan bisa dipakai untuk konsumsi sehari-hari, sekaligus mengurangi pengeluaran dapur.

Kalau hasilnya melimpah, bisa dijual dan menjadi tambahan pendapatan keluarga.

Argo V. Sumaiku menegaskan, Pemkab Boltim akan terus mendorong program ini agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Motivasi Siswa di MPLS, Bupati Baharuddin Soroti Pentingnya SDM Hadapi Bonus Demografi

“Gerakan Aku Hatinya PKK harus menjadi budaya baru. Kemandirian pangan itu penting, apalagi di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Bongkudai Timur yang telah antusias menyambut kegiatan penilaian tingkat provinsi ini.

Menurutnya, keterlibatan aktif warga menjadi bukti bahwa desa-desa di Boltim punya potensi besar untuk berkembang lewat partisipasi kolektif.

Di sela kegiatan, sejumlah warga menunjukkan hasil pemanfaatan pekarangan rumah mereka. Ada yang menanam cabai, kangkung, hingga apotek hidup.

Tidak hanya itu, pekarangan juga dibuat lebih rapi dengan sentuhan tanaman hias sehingga suasana rumah tampak lebih asri.

“Dengan program ini, kami jadi lebih semangat mengurus pekarangan. Ada kebanggaan tersendiri saat hasil tanaman bisa dipetik untuk masak sehari-hari,” kata Yuni, salah satu warga Bongkudai Timur.

Baca Juga :  Sambut Pengucapan Syukur, Warga Minanga Timur Bersatu Bersihkan Desa dengan Semangat Gotong Royong

Acara penilaian ini bukan hanya soal kompetisi antar desa, tetapi juga menjadi momentum untuk memperlihatkan komitmen masyarakat dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga.

Harapannya, Desa Bongkudai Timur bisa menjadi contoh inspiratif bagi desa lain di Boltim maupun Sulawesi Utara. “Kalau desa maju dari pekarangannya, maka kabupaten juga ikut kuat,” pungkas Argo.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow