PilarAktual.com – Warga desa Sidopo, Bacan Barat Utara, meminta Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik agar membangun talut sepanjang 100 meter.
Permintaan itu disampaikan warga saat Usman Sidik mengunjungi desa Sidopo pada Jumat (13/10/2023) Kemarin.
Menurut mereka, sebagian rumah warga setempat yang berdekatan dengan bibir pantai, sering terendam air laut ketika musim ombak sudah tiba.
Kondisi tersebut, telah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan untuk ditangani. Hanya saja, hingga sekarang belum ada tindaklanjut.
“Tahun kemarin BPBD sudah turun ukur. Jadi kalau boleh Pak Bupati, bangun talu 100 meter itu. Kemudian timbun lagi area yang kena banjir akibat ombak,” Ujar warga.
Menanggapi permintaan warga, Bupati Usman Sidik mengatakan, pihaknya segera melakukan rapat khusus dengan BPBD untuk membicarakan proses penananganannya.
Ia menyebut, akan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran atas pekerjaan talut 100 meter dan penimbunan area terdampak banjir yang dimaksud.
“Insyaallah dalan waktu dekat saya sudah akan bahas dengan BPBD agar mereka turun cek. Muda-mudahan tahuk ini kami sudah timbun,”Ungkapnya.
Politisi PKB pun meminta warga agar tidak menebang pohon mangrove yang tumbuh di sisi kiri bibir pantai desa Sidopo.
Pasalnya, mangrove juga punya manfaat lingkungan dan dapat menahan abrasi pantai.
“Kalau boleh tanam tanbah lagi, supaya lebih banyak mangrove itu lebih bagus. Jadi jangan tebang,” Harapnya.
Disamping itu, Usman Sidik mengaku baru kali pertama mengunjungi desa Sidopo setelah terpilih jadi Bupati Halmahera Selatan.
Ia lantas menyampaikan permintaan maaf ke warga, karena banyak disubukkan dengan pekerjaan.
“Tapi saya akan upayakan harus menginap satu malam di sini, kalau saya balik kunjungan lagi,” pungkasnya. (Red)
















