Sekda Halsel Resmi Dicopot

  • Whatsapp

LABUHA, PilarAktual.com – Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik resmi mencopot Helmi Surya Botutihe dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Selatan. Maluku Utara.

Helmi dicopot dari jabatannya terhitung tanggal 19 Juli 2021. Setelah dicopot, ia langsung dikembalikan ke instansi awal bertugas, yakni Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Bacaan Lainnya

Pengembalian Helmi ke BPKP berdasarkan surat Bupati Halmahera Selatan Nomor 800/1361/2021 tertanggal 1 Juli 2021 perihal pengembalian pegawai BPKP.

Helmi sendiri akan mulai aktif kembali sebagai pegawai BPKP pada 1 Agustus 2021 mendatang. Hal ini tertuang dalam Surat BPKP Nomor S-1014/SU/02/2021 tertanggal 15 Juli 2021 perihal pengakhiran pegawai dipekerjakan pada Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Bupati Usman Sidik kemudian menindaklanjuti dengan menerbitkan surat Nomor 821.22/KEP/01/2021 tertanggal 19 Juli 2021 tentang Pemberhentian sekretaris daerah dalam jabatan struktural eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Helmi ketika dikonfirmasi Senin (26/7), membenarkan bahwa dirinya sudah dicopot dan dikembali ke BPKP. “Iya benar, saya sudah menerima surat dari BPKP,” singkatnya.

Sebelumnya, Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik kepada awak media menyampaikan bahwa Helmi telah dikembalikan ke instansi awal dan saat ini jabatan sekda diisi oleh Plh Maslan Basrah.

“Jabatan Sekda sementara dikomunikasikan ke provinsi untuk di-Plt-kan dan dalam waktu dekat pemda akan melakukan seleksi terbuka untuk sekda definitif,” tandasnya.

Pencopotan ini, lanjut Usman dilakukan setelah adanya pemeriksaan oleh Inspektorat Halmahera Selatan. Dari situ didapati fakta bahwa Helmi bertanggung jawab terkait raibnya penyediaan dana penunjang operasional kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun anggaran 2021 terhitung sejak tanggal 21 Januari sampai 24 Juni, dengan total pagu anggaran sebesar Rp 8.544.966.000 dan realisasinya sebesar Rp 7.497.382.300. Itu berarti, hanya dalam jangka waktu 5 bulan anggaran yang tersisa tinggal Rp 1.047.583.700.

Sekadar diketahui, Helmi menjabat sebagai Sekda Halsel sejak periode kedua pemerintahan Bupati Muhammad Kasuba, dilanjutkan dengan satu periode pemerintahan Bupati Bahrain Kasuba setelahnya. (red)