Kapolres Kuburaya

PPK Rumah Ibadah Leleo Jaya Diperiksa Kejati Malut

Foto Istimewa: Usai disambagi Wartawan di Halaman kantor Kejati Malut (Foto/PL)

TERNATE, PilarAktual.com — Kejaksaan Tinggi Maluku Utara mulai melakukan monitor soal temuan Rumah Ibadah di Desa Loleo Jaya Kecamatan Kasitura Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara.

Hal tersebut terbukti, Selasa (16/02/2021) Tim Penyelidik Intelijen Kejaksaan Tinggi telah memeriksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Rumah Ibadah Leleo jaya, Kecamatan Insial MB.

Pantaun dilapangan, MB diperiksa di ruangan Kasi E Kejaksaan Tinggi Maluku Utara kurang lebih 3 jam mulai dari pukul 13:30 sampai 16.30 WIT. Usai diperiksa MB keluar dari Kantor Kejati didampingi salah satu Kabid pada dinas PUPR Provinsi insial RN.

Sementara MB saat ditanya perihal pemeriksaan itu, ia menampik dan tidak menjawab pertanyaan wartawan.

Sekedar diketahui, Masalah ini sebelumnya Panitia Khusus atau Pansus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku Utara menemukan masalah di beberapa proyek yang melekat di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Maluku Utara.

Beberapa proyek yang diduga bermasalah itu menguak ketika Pansus DPRD menyampaikan Laporan keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ dalam rapat paripurna di gedung DPRD Maluku Utara, Jl. Balbar, Oba Utara, Kota Sofifi Maluku Utara, Selasa 30 Juni 2020.

Sedangkan Rumah Ibadah Leleo jaya dikerjakan dalam dua tahap. Tahap pertama dikerjakan oleh CV. Modern Maju Membangun di tahun 2018 dengan Nilai Rp.804.492.000.

Kemudian di tahap kedua dikerjakan oleh CV. Fikram Putra di tahun 2019 dengan pagu anggaran Rp.784.298.000.
Anggaran pembangunan Rumah ibadah (masjid) ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Provinsi Maluku Utara. (Tam)

Tinggalkan Balasan