Polres Minahasa Takberkutik, Warga Minta Polda Sulut Bongkar Sabung Ayam di Kakas Barat

  • Whatsapp

Minahasa, PilarAktual.com – Apapun yang namanya perjudian sudah tentu dilarang, termasuk salah satu perjudian sabung ayam, tapi masih banyak ditempat-tempat tertentu yang dijadikan sumber pendapatan atensi bagi para oknum, seperti aktivitas perjudian sabung ayam yang ada di Kompleks Perkebunan Desa Totolan Kecamatan Kakas Barat

“Kegiatan Seperti itu tidak bisa dibenarkan apapun alasannya, apalagi dimasa Covid-19 masa sulit begini.

Bacaan Lainnya

Padahal kegiatan ibadah saja sudah sangat menerapkan protap kesehatan. Dan kegiatan mereka gelar ini adalah bagian dari kerumunan itu melanggar protap.

Kedua kegiatan seperti itu secara undang – undang legal. Itu juga berdampak sosial. Kami meminta pemerintah dapat menindak akan aksi Judi tersebut,” kata Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Pinaseowan Pdt.Refliya Talumewo yang juga adalah Ketua Badan Musyawara Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Minahasa.

Menurut Talumewo, kegiatan judi ini membawa dampak buruk bagi warga dan jemaat yang ada khususnya Desa Panasen, Totolan Passo dan Tountimomor,

”Coba kita perhatikan dengan adanya sabung ayam di lokasi ini banyak hal buruk yang terjadi. Salasatu contoh jam untuk beribadah sudah dipergunakan untuk urus ayam, bahkan lebih miris dengan terang-terangan mereka lewat ditempat peribadatan dengan memeluk ayam, padahal mereka itu adalah angota jemaat,” ujarnya.

Didamping itu lanjut Pdt.Talumewo Para pejudi tersebut tidak juga mengindahkan edaran pemerintah terkait larangan berkumpul di masa pandemi covid-19.

“Kami sebagai pengurus BAMAG sangat menolak kegiatan perjudian ini. Kami Pimpinan gereja saja sudah berupaya. Logikanya sedangkan Ibadah Kolom saja hampir-hampir tidak di buat dan kerumunan seperti ini seenaknya di ada ini kerumunan negatif. Sekali lagi kami pemuka agama menyatakan sikap menolak segala macam perjudian,” Tegasnya sembari meminta Pemerintah Daerah serta Penegak hukum segerah menindak lanjuti keluhan mereka

“Jadi kami minta penegak hukum dan Pemerinrah Daerah dapat bertindak tegas. Kalau bisa memasuki hari Natal aktivitas uudi sabung ayam ini segerah dihentikan,” Pungkasnya.

Apapun yang namanya perjudian sudah tentu dilarang, termasuk salah satu perjudian sabung ayam, tapi masih banyak ditempat-tempat tertentu yang dijadikan sumber pendapatan atensi bagi para oknum, seperti aktivitas perjudian sabung ayam yang ada di Kompleks Perkebunan Desa Totolan Kecamatan Kakas Barat

“Kegiatan Seperti itu tidak bisa dibenarkan apapun alasannya, apalagi dimasa Covid-19 masa sulit begini.

Padahal kegiatan ibadah saja sudah sangat menerapkan protap kesehatan. Dan kegiatan mereka gelar ini adalah bagian dari kerumunan itu melanggar protap.

“Kedua kegiatan seperti itu secara undang – undang legal. Itu juga berdampak sosial. Kami meminta pemerintah dapat menindak akan aksi Judi tersebut,” kata Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Pinaseowan Pdt.Refliya Talumewo yang juga adalah Ketua Badan Musyawara Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Minahasa.

Menurut Talumewo, kegiatan judi ini membawa dampak buruk bagi warga dan jemaat yang ada kususnya Desa Panasen, Totolan. Passo dan Tountimomor,

”Coba kita perhatikan dengan adanya sabung ayam di lokasi ini banyak hal buruk yang terjadi. Salasatu contoh jam untuk beribadah sudah dipergunakan untuk urus ayam, bahkan lebih miris dengan terang-terangan mereka lewat ditempat peribadatan dengan memeluk ayam, padahal mereka itu adalah angota jemaat,” ujarnya.

Didamping itu lanjut Pdt.Talumewo Para pejudi tersebut tidak juga mengindahkan edaran pemerintah terkait larangan berkumpul di masa pandemi covid-19.

“Kami sebagai pengurus BAMAG sangat menolak kegiatan perjudian ini. Kami Pimpinan gereja saja sudah berupaya. Logikanya sedangkan Ibadah Kolom saja hampir-hampir tidak di buat dan kerumunan seperti ini seenaknya di ada ini kerumunan negatif. Sekali lagi kami pemuka agama menyatakan sikap menolak segala macam perjudian,” Tegasnya sembari meminta Pemerintah Daerah serta Penegak hukum segerah menindak lanjuti keluhan mereka

“Jadi kami minta penegak hukum dan Pemerinrah Daerah dapat bertindak tegas. Kalau bisa memasuki hari Natal aktivitas judi sabung ayam ini segera dihentikan,” Pungkasnya. (KP)

Pos terkait