BoltimOpiniPeristiwa

Peran Antagonis Para Serdadu (Bagian III)

671
×

Peran Antagonis Para Serdadu (Bagian III)

Sebarkan artikel ini
Peran Antagonis Para Serdadu (Bagian III)

Dalam tulisannya, Pasrah juga menyentil insiden SK pemecatan salah satu tenaga tutor PAUD di Desa Kotabunan Barat, Kecamatan Kotabunan, yang viral Maret lalu. Sebagai jurnalis-yang memang bertugas meliput- dia ceritakan bahwa terbitnya SK yang turut diteken oleh pihak mengatasnamakan Tim Pemenangan SSM-OPPO, adalah kekhilafan oknum sangadi semata. Untuk topik ini saya setuju. Bahkan, ditulisan pertama saya (Surat Terbuka untuk Bupati Boltim), saya memposisikan Bupati SSM sebagai pihak yang tak berdosa dalam kasus tersebut. Soal adakah perintah terselip dibalik pemecatan yang sudah dianulir tersebut, pembaca silahkan simpulkan sendiri usai tuntas membaca tulisan ini.

Baca Juga: Peran Antagonis Para Serdadu (Bagian II)

Baca Juga :  PT ASA Raih Penghargaan dari Pemkab Boltim atas Kepatuhan Pajak dan Kontribusi CSR

Bahwa, rencana pemecatan Perangkat Desa secara massif di Kabupaten Boltim, awalnya saya duga hanyalah tunjung jago para sangadi (Kepala Desa). Namun setelah menyimak berita yang dimuat media cyber Pilar Aktual, pikiran positif saya tiba buyar. Saya memang terlambat membaca berita ini: https://pilaraktual.com/bupati-boltim-berang-ada-sangadi-yang-belum-mengganti-perangkat-desa/ . Dengan tidak mengarahkan, memaksa dan menekan, pembaca silahkan tebak, siapa motor di balik rencana pemecatan dan penggantian Perangkat Desa di Boltim? cukup, disimpan jawaban anda.

Baca Juga: Disperindagkop Boltim Pastikan Harga Sembako Diawal Ramadhan Masih Aman dan Stabil

Membaca situasi ini, saya berpendapat bahwa sedang terjadi gaya oligarki pada pemerintahan yang sejatinya demokratis ini. Kebijakan-kebijakan non populis bahkan beresiko hukum, jauh dari harap kita. Saya sepakat dengan teman-teman serdadu, agar SSM-OPPO diberi kesempatan berkarya untuk daerah ini. Saya pun menanti, kapan waktunya memberi jempol atas kebijakan mereka.

Baca Juga :  Tiga Mahasiswa Penerima Beasiswa Kedokteran Boltim Siap Mengabdi, Tanda Tangani Komitmen Bersama Pemkab

Baca juga: Bupati Minsel Hadiri Rakor Pengembangan SGR Wilayah Sulut Gorontalo Maluku dan Maluku Utara

Jika itu terjadi, pastilah tugas para serdadu dengan peran antagonisnya bisa lebih ringan. Di sini tak perlu dicari siapa sosok protagonisnya. Dan jangan berharap bahwa dia adalah Si Panglima. Sungguh dia masih jauh dari karakter tersebut. Belajarlah kepada Sehan Landjar! (SELESAI)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow