Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) kembali meluncurkan program bantuan untuk masyarakat miskin yang memiliki rumah tak layak huni.
Penjabat (Pj) Bupati Mitra, Dr. Denny Mangala M.Si, menyerahkan secara simbolis Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 16 keluarga penerima manfaat di Desa Makalu, Kecamatan Pusomaen, pada Kamis (24/10/2024).
Mangala dalam sambutannya menjelaskan bahwa penerima bantuan telah melewati proses verifikasi ketat dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
Berdasarkan data, sekitar 1.500 rumah di Minahasa Tenggara masuk kategori tidak layak huni, namun pada tahap ini baru 16 unit rumah yang akan dibangun dengan anggaran dari Dana Insentif Fiskal tahun 2024.
“Program ini membutuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Pemerintah hadir untuk mendukung kebahagiaan masyarakat, dan program BSPS adalah salah satu upaya kami untuk itu,” ujar Mangala.
Bantuan Stimulan, Partisipasi Warga Diperlukan
Mangala menegaskan, karena sifatnya stimulan, bantuan BSPS hanya menutupi sebagian dari kebutuhan pembangunan rumah, yaitu senilai Rp20 juta per unit.
Sisanya diharapkan dapat dilanjutkan secara mandiri oleh keluarga penerima bantuan.
“Anggaran ini tidak akan cukup untuk merampungkan bangunan sepenuhnya, tapi kami harap dengan partisipasi warga, rumah bisa diselesaikan. Jika hukum tua (kepala desa) bisa mengalokasikan anggaran desa untuk dua unit rumah per tahun, ditambah dukungan pemerintah daerah dan gotong royong masyarakat, maka permasalahan rumah tak layak huni akan segera teratasi,” tambah Mangala.
Kadis Perkim Mitra, Rommy Ole ST. MM, didampingi Sekretaris Dontry Wongkaren dan Kepala Bidang Perumahan Ade Irma Arina, turut menggarisbawahi pentingnya kerja lintas sektoral.
Menurut Ole, anggaran APBD saja tidak cukup untuk mengatasi seluruh permasalahan rumah tak layak huni, sehingga perlu dukungan dari pihak swasta dan lembaga lainnya.
“Penuntasan rumah tak layak huni akan memberikan dampak positif bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat,” ujar Ole.
Ia juga mengimbau agar masyarakat mendukung seluruh program pemerintah kabupaten.
















