Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli di lantai tiga Kantor Bupati Mitra, Kamis (12/3/2026).
Musrenbang ini menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan serta memastikan arah kebijakan daerah tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Fredy Tuda, Ketua DPRD Minahasa Tenggara Sophia Antou, SE, bersama jajaran anggota DPRD.
Turut hadir pula Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya, SIK, M.Han, perwakilan Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, serta sejumlah pejabat daerah dan perwakilan instansi vertikal.
Selain itu, forum perencanaan pembangunan ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, tokoh masyarakat, hingga insan pers.
Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan pemerintah daerah.
Menurutnya, forum tersebut merupakan sarana penting dalam menjaring aspirasi masyarakat sekaligus memastikan perencanaan pembangunan berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.
“Musrenbang ini bukan hanya formalitas, tetapi mekanisme penting untuk mengakomodasi kepentingan masyarakat secara partisipatif, transparan, dan akuntabel,” ujar Kandoli.
Ia juga menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Minahasa Tenggara tetap berpedoman pada visi besar pemerintah daerah, yakni “Bangun dan Maju Bersama Menuju Minahasa Tenggara yang Mandiri, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”
Menurut Kandoli, visi tersebut harus diwujudkan melalui program pembangunan yang terarah, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 memiliki arti yang sangat strategis.
Hal ini karena dokumen tersebut merupakan penjabaran dari tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Karena itu, ia meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk meningkatkan kinerja serta menghadirkan inovasi dalam setiap program pembangunan yang dirancang.
“Saya berharap setiap Kepala Perangkat Daerah bersama jajarannya dapat berinovasi dan menghasilkan program-program strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Minahasa Tenggara,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan tidak dapat berjalan optimal tanpa sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui pelaksanaan Musrenbang ini, Pemkab Minahasa Tenggara berharap berbagai usulan program pembangunan dapat dirumuskan secara tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, forum ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga pelaksanaan pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan perencanaan yang matang serta dukungan semua pihak, pemerintah daerah optimistis berbagai program yang tertuang dalam RKPD 2027 nantinya dapat mendorong pertumbuhan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Minahasa Tenggara.
















