BoltimPemerintahanPeristiwa

Pemdes Motongkad Tengah Gelar Rembuk Stunting dan Musdes Penyusunan RKPDes 2026

5892
×

Pemdes Motongkad Tengah Gelar Rembuk Stunting dan Musdes Penyusunan RKPDes 2026

Sebarkan artikel ini
Pemdes Motongkad Tengah Gelar Rembuk Stunting Musdes Penyusunan RKPDes 2026

Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Motongkad Tengah, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan rembuk stunting yang menjadi salah satu fokus utama dalam agenda pembangunan desa.

Musdes yang digelar di Balai Desa Motongkad Tengah itu dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Dalam arahannya, Pj Sangadi Regina Lapasu menekankan pentingnya partisipasi warga dalam menyusun RKPDes 2026.

Ia menegaskan bahwa pembangunan desa harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat, terutama terkait isu stunting.

“Stunting bukan hanya masalah gizi, tapi juga soal masa depan anak-anak kita. Karena itu, pemerintah desa bersama masyarakat harus bekerja sama menurunkan angka stunting di Motongkad Tengah,” ujar Regina.

Baca Juga :  Pemkab Boltim Buka Peluang Investasi Global, Wakil Dubes Belanda Sambut Promosi Potensi Daerah

Koordinator Tenaga Ahli Bupati, Dian Anggraini Mamonto, menilai Musdes merupakan forum penting untuk menyatukan pandangan masyarakat dan pemerintah desa.

Selain fokus pada stunting, Musdes juga membahas sinkronisasi dengan program strategis Bupati Boltim yang menekankan pembangunan dari desa.

Beberapa prioritas utama meliputi: penanganan sampah, penyediaan air bersih, penguatan perencanaan anggaran, serta pemberdayaan organisasi kepemudaan yang religius.

Dalam kesempatan itu, Dian Anggraini Mamonto menambahkan bahwa Bupati Boltim juga fokus pada peningkatan mutu pendidikan.

Melalui program beasiswa pemerintah daerah yang bekerja sama dengan dua universitas, diharapkan putra-putri Boltim dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan meningkatkan daya saing daerah.

Ia mengapresiasi keseriusan Desa Motongkad Tengah dalam menjadikan stunting sebagai prioritas program pemerintah daerah.

Baca Juga :  Motivasi Siswa di MPLS, Bupati Baharuddin Soroti Pentingnya SDM Hadapi Bonus Demografi

Sementara itu, Sekdes Motongkad Tengah, menegaskan seluruh masukan warga harus diakomodasi agar RKPDes benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat.

Musyawarah berlangsung interaktif, di mana masyarakat aktif memberikan usulan mulai dari peningkatan sarana kesehatan, perbaikan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga program ketahanan pangan.

Rembuk stunting menjadi perhatian khusus dengan pembahasan langkah nyata, seperti pemenuhan gizi anak, pendampingan ibu hamil, hingga perbaikan sanitasi lingkungan.

Kepala Seksi PMD, Rahmat Mokoagow, menekankan pentingnya penyusunan program yang sesuai aturan dan berorientasi pada kebutuhan mendesak masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus mendampingi desa agar RKPDes tersusun sesuai arah kebijakan pembangunan Kabupaten Boltim.

Dengan terlaksananya Musdes ini, Pemdes Motongkad Tengah berharap RKPDes 2026 dapat menjadi pedoman pembangunan yang lebih terarah, partisipatif, serta mampu menjawab tantangan desa, khususnya dalam menekan angka stunting demi mencetak generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Baca Juga :  Ghifar Bopeng Diduga Terafiliasi Dengan PT HNG Pada Proyek Bermasalah

Hadir mendampingi jalannya musyawarah, Tenaga Ahli Bupati Boltim, yakni Dian Anggraini Mamonto selaku Koordinator dan Moh. Qodri Posuma sebagai anggota.

Turut hadir dalam menyusun Musdes RKPDes 2026 Rahmat Mokoagow (Kepala Seksi PMD), Pj Sangadi Motongkad Tengah, Regina Lapasu, S.Pd, Sekretaris Desa, Pendamping Desa, Ketua BPD, Perangkat Desa, Operator Desa, BPD, LPM, ketua Tim Penggerak PKK, Kader Desa dan dan Tokoh Masyarakat.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow