MitraPemerintahanPeristiwa

Pemdes Bentenan Indah Fokus Tekan Stunting Lewat Musdes RKPDes 2026

232
×

Pemdes Bentenan Indah Fokus Tekan Stunting Lewat Musdes RKPDes 2026

Sebarkan artikel ini
Pemdes Bentenan Indah Fokus Tekan Stunting Lewat Musdes RKPDes 2026

Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Bentenan Indah, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Bentenan Indah pada Jumat (29/8/2025) ini juga dirangkaikan dengan rembuk stunting, sebuah agenda penting yang menjadi prioritas pembangunan desa.

Musdes tersebut menghadirkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan desa, mulai dari Hukum Tua, Sekretaris Desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), PKK, bidan desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), hingga perwakilan pemuda dan masyarakat setempat.

Hukum Tua Bentenan Indah, Dewi Sahelangi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan desa.

Baca Juga :  HAORNAS ke-43, Pemkab Mitra Gelar Apel Akbar dan Jalan Sehat di Pantai Lakban

Menurutnya, arah pembangunan harus didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat, terutama terkait isu stunting yang masih menjadi tantangan serius di wilayah Mitra.

“Stunting bukan hanya soal gizi, tetapi menyangkut masa depan anak-anak kita. Karena itu, pemerintah desa bersama masyarakat harus bekerja keras menurunkan angka stunting di Desa Bentenan Indah,” ujar Dewi.

Ia menambahkan, pedoman pelaksanaan rembuk stunting mengarahkan pemerintah desa untuk fokus pada lima sasaran utama, yakni remaja putri, calon pengantin, ibu hamil dan nifas, anak usia 0-5 tahun, serta keluarga penerima layanan.

Dengan pendekatan ini, diharapkan terjadi konvergensi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Selain isu kesehatan, Musdes juga membahas sejumlah usulan dari warga terkait kebutuhan mendesak desa.

Baca Juga :  Peringati Maulid Nabi 1448 H, Bupati Baharuddin Ajak Jajaran Pemkab Teladani Akhlak Rasulullah

Beberapa aspirasi yang mengemuka antara lain penanganan sampah, penyediaan air bersih, penguatan perencanaan anggaran, serta pemberdayaan organisasi kepemudaan berbasis religius.

Peningkatan mutu pendidikan juga menjadi prioritas yang disuarakan masyarakat untuk menjawab tantangan generasi muda ke depan.

Musyawarah berlangsung interaktif dengan masyarakat yang aktif memberikan masukan.

Dimna, berbagai usulan mencakup peningkatan sarana kesehatan, perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas publik, pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, hingga program ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Dewi Sahelangi menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan.

Dirinya menilai bahwa semangat gotong royong dan keterlibatan masyarakat merupakan kunci sukses pembangunan desa yang berkelanjutan.

“Harapan kami, RKPDes 2026 menjadi pedoman pembangunan yang lebih terarah, partisipatif, dan mampu menjawab tantangan desa. Khususnya dalam menekan angka stunting demi mencetak generasi sehat, cerdas, dan berkualitas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Ronald Kandoli Turun Langsung Atasi Kekeringan, Sawah Ranoketang Atas Disiram

Seluruh peserta Musdes juga memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemdes Bentenan Indah yang menempatkan stunting sebagai program prioritas, sejalan dengan kebijakan strategis Bupati Mitra yang menekankan pembangunan berbasis desa.

Dengan terlaksananya Musdes ini, Desa Bentenan Indah berharap mampu merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif serta menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh warganya.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow