Boltim, PilarAktual.com – Kabar menggembirakan datang bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Gaji bulan April 2025 yang sempat tertunda, dipastikan akan segera dibayarkan pada Rabu (16/4/2025).
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, S.E., M.M., melalui grup WhatsApp resmi Pemerintah Kabupaten Boltim.
Dalam keterangannya, Bupati Oskar menegaskan bahwa proses pencairan gaji yang tertunda telah berada di tahap final, dan hanya tinggal menyelesaikan pembayaran pada tiga instansi.
“Saat ini, sisa gaji yang belum terbayarkan tinggal untuk pegawai di tiga instansi, yaitu Badan Keuangan, P3K, dan Sekretariat DPRD,” ujar Oskar Manoppo.
“Insya Allah, hari ini seluruh gaji yang tertunda akan segera dibayarkan,” tambahnya.
Keterlambatan pembayaran gaji ASN dan P3K sempat menjadi sorotan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pegawai menjelang pertengahan tahun.
Namun, dengan adanya kepastian dari kepala daerah, suasana kerja di lingkungan pemerintahan kembali terasa lebih kondusif.
Para pegawai pun menyambut baik informasi tersebut.
Sejumlah ASN yang dihubungi mengaku merasa lega dan bersyukur atas komitmen pemerintah daerah dalam menuntaskan hak-hak pegawai.
“Ini kabar yang sudah lama kami nantikan. Alhamdulillah akhirnya gaji akan cair hari ini. Kami berharap ke depan tidak ada lagi keterlambatan seperti ini,” ungkap seorang ASN yang bekerja di salah satu dinas di Boltim.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Boltim berharap pencairan gaji ini dapat memperkuat semangat para ASN dan P3K dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bupati juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas administrasi dan keuangan daerah.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan mempercepat proses administrasi, termasuk dalam hal penggajian ASN,” kata Oskar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang tetap profesional dalam menjalankan tugas, meski sempat menghadapi keterlambatan gaji.
Menurutnya, hal ini menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam menjaga roda pemerintahan tetap berjalan.
Dengan dicairkannya gaji yang sempat tertunda, Pemkab Boltim optimistis pelayanan publik akan kembali berjalan maksimal.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan pegawai serta masyarakat.
















