Kinerja Buruk, Kepala BWS Malut Kembali di Demo

  • Whatsapp

TERNATE, PilarAktual.com Dinilai Kinerja Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku Utara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Sumber Daya Air, Bebi Hendrawibawa Buruk, Sehingga kembali di sorot oleh Aliansi Pemuda Peduli Pembangunan (AP3) Maluku Utara di depan kantor BWS Malut, Selasa kemarin (19/1/2021).

Coordinator lapangan AP3 malut, Aziz Abubakr dalam orasinya kritisnya mengataka, pembangun proyek yang ada di tubuh BWS Malut, akhir-akhir ini diduga mengalami banyak masalah yang berujung pada ketidakmanfaatan proyek dengan nilai miliran rupia (fantasti).

Bacaan Lainnya

Pembangunan Proyek yang diduga bermasalah diantaranya, pembangunan bendungan toliwang, tolabit,Air Baku Fatcei dan pembangunan Akelamo Kiri, Akelamo kanan hingga saat ini tak kunjung difungsikan.

Menurutnya Azis, di Wilayah Maluku Utara masih banyak daerah-daerah yang rawan bencana, baik itu abrasi, longsor dan banjir  yang hingga kini belum di setuh oleh BWS untuk dimasukan dalam program skal prioritas.

“ BWS harus mengidentifikasi, daerah-daerah yang mana rawan bencana,dan abrasi dan longsor untuk terus dijadikan skala prioritas,” Kata Korlap lapangan Azis Abubakar kepada Wartawan,pada Rabu (20/1/2021).

Meski begitu kata Azis, Gerakan aksi ini sebagai sprit kaum muda dalam mengawal kebijakan BWS untuk lebih melihat daerah-daerah yang lebih membutuhkan sentuhan masyarakat, guna dapat meminimalisir bencana yang terjadi di daerah-daerah yang rawan bencana.

Selain itu juga, sangat disayangkan, dugaan ada beberapa paket pekerjaan yang saat ini ditenderkan melalui Balai pelaksana pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) diduga ada konspirasi untuk memenangkan kontraktor tertentu.

Atas dasar permasalahan tersebut, AP3-Malit) kembali  mendesak kepada Polda Malut, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut untuk segera menelurusi alokasi anggaran yang di duga bermasalah.

Kemudian juga mendesak kepada Kepala BWS, Satker dan PPK agar melakukan klarifikasi dan bertanggungjawab atas sejumlah proyek air baku yang belum difungsikan. Serta meminta kepala BWS untuk lebih mengedepankan integritas pelelangan /tender proyek yang dilakukan oleh BP2JK.

Diketahui, Sehingga berita ini di Publis Media PilarAktual.com masih berupaya untuk melakukan konfirmasi kepala Balai Wilayah Sungai (BWS)Maluku Utara. (red/Plr)