DaerahMaluku UtaraPemerintahan

Kadinkes Halsel, 4 Poin Sistim Penanganan Penyakit DD dan DBD

360
×

Kadinkes Halsel, 4 Poin Sistim Penanganan Penyakit DD dan DBD

Sebarkan artikel ini

MALUT, PilarAktual.com Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Asia Hajim. menyatakan penanganan penyakit demam dengue (DD) dan demam berdarah dengue (DBD), masih terus ditingkatkan.

Menurutnya, langka yang dilakukan ini guna untuk mencegah bahayanya, penyakit DD dan DBD di Halmahera Selatan khususnya di kalangan Masyarakat setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Asia Hajim mengatakan, sistim penanganan DD dan DBD tersebut harus digunakan 4 poin yakni, pembentukan Kader Jumantik, pembersihan lingkungan rumah atau disebut Jumat bersih, penemuan kasus dengan menggunakan pola skrining dan pengasapan Foging,

“Jika 4 poin ini terus dilakukan dan ditingkatkan, maka penanganan DD, DBD, dapat teratasi di kalangan masyarakat,” Ujar Kadis kepada wartawan melalui via whadsApp belum lama ini, Minggu 11 September 2022.

Baca Juga :  Perangkat Desa Bentenan Indah Resmi Dikukuhkan, Hukum Tua Tekankan Integritas dan Pelayanan

lebih lanjut, kata Asia mengungkapkan, dalam penanganan penyakit DD dan DBD tersebut dengan penyerapan anggaran sebesar Rp. 1,3 Miliyar.

“Serapan anggaran untuk penanganan DD, DBD senilai Rp. 1,3 Miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAU) 2022,” Ujar Asia.

Dijelaskan Asia, Terkait tim penanganan DD dan DBD sudah disesuaikan SK penetapan kejadian luar biasa (KLB), itu selama 2×14 hari.

“Tim yang ditugaskan sesuai dengan SK penetapan KLB dan berjalan selama 2x 14 hari,” Pungkasnya.

Sekedar diketahui, Trend angka kasus penyakit DD, DBD dan kematian dari bulan januari hingga pada September 2022 di Halmahera Selatan terdapat, penyakit DD 176, DBD 156 orang dan angka kematian sebanyak 2 orang. (Red)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  Sekda Mitra Serahkan Surat Perintah Plt kepada Tujuh Pejabat, Dorong Percepatan Kinerja OPD