Mitra, PilarAkyual.com – Sebanyak 1.362 perangkat desa se-Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, resmi dikukuhkan Bupati Ronald Kandoli, Selasa (11/8/2026).
Pengukuhan tersebut berlangsung di Lapangan Ompi, Ratahan, dan menjadi momentum penting dalam memperkuat penyelenggaraan pemerintahan sekaligus pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Minahasa Tenggara Fredy Tuda, Sekretaris Daerah David H. Lalandos, AP, MM, Asisten Pemerintahan dan Kesra M. Irwan Abdjulu, SE, serta Asisten Administrasi Umum Ir. Elly Sangian, ME.
Turut hadir jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, para camat, hukum tua, Ketua DPC ABPEDNAS Mitra Sammy Pongilatan, Kepala BPJS Mitra Nansy Tewuh, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam arahannya, Ronald Kandoli menegaskan bahwa pengukuhan ribuan perangkat desa tersebut tidak boleh dipandang sekadar sebagai kegiatan administratif atau seremonial.
Menurut dia, momentum tersebut harus menjadi titik awal untuk memperkuat integritas, tanggung jawab, serta semangat pengabdian para perangkat desa dalam menjalankan tugas pemerintahan dan melayani masyarakat.
“Pengukuhan ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi kelancaran roda pemerintahan desa,” demikian penekanan Bupati dalam arahannya.
Ronald kemudian menyampaikan empat pesan strategis yang harus menjadi pedoman bagi seluruh perangkat desa dalam melaksanakan tugas.
Pertama, perangkat desa diminta meningkatkan disiplin dan profesionalisme.
Setiap perangkat harus memahami serta menjalankan tugas pokok dan fungsi secara bertanggung jawab, mematuhi ketentuan yang berlaku, dan mengedepankan prinsip transparansi serta akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa.
Kedua, Bupati meminta perangkat desa membangun sinergi dengan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Hubungan kerja yang harmonis antara perangkat desa, hukum tua, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), camat, hingga masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan.
Ketiga, perangkat desa diminta memberikan pelayanan publik secara prima. Ronald mengingatkan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang ramah, cepat, adil, serta tidak diskriminatif.
Menurutnya, perangkat desa merupakan salah satu ujung tombak pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Karena itu, kualitas pelayanan akan turut menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Pesan keempat berkaitan dengan loyalitas. Para perangkat desa diminta menjaga kesetiaan dalam menjalankan tugas dan bekerja sesuai garis komando serta ketentuan pemerintahan yang berlaku.
Di akhir arahannya, Ronald mengajak seluruh jajaran pemerintahan desa menyatukan langkah dan tekad dalam membangun Minahasa Tenggara.
Ia berharap pengukuhan tersebut dapat memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan desa yang semakin maju, mandiri, sejahtera, dan bermartabat.
















