MitraPemerintahanPeristiwa

Hujan Deras Picu Tanah Bergerak di Minahasa Tenggara, Puluhan Warga Desa Lowatag Diungsikan

847
×

Hujan Deras Picu Tanah Bergerak di Minahasa Tenggara, Puluhan Warga Desa Lowatag Diungsikan

Sebarkan artikel ini
Hujan Deras Picu Tanah Bergerak di Minahasa Tenggara, Puluhan Warga Desa Lowatag Diungsikan

Mitra, PilarAktual.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam beberapa hari terakhir memicu bencana alam di sejumlah titik.

Salah satu daerah yang terdampak paling parah adalah Desa Lowatag, Kecamatan Touluaan Selatan, yang mengalami fenomena tanah bergerak hingga menyebabkan kerusakan pemukiman warga.

Menurut Camat Touluaan Selatan, Felda Tombokan, sedikitnya 20 kepala keluarga (KK) terdampak akibat pergerakan tanah yang terjadi pada Minggu, 4 Mei 2025.

Dari jumlah tersebut, terdapat enam unit rumah warga yang mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

“Permukiman warga berada di area lereng perbukitan yang memang rawan pergerakan tanah. Saat curah hujan tinggi turun selama beberapa hari, kondisi tanah menjadi labil dan mengancam keselamatan warga,” ujar Felda saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (5/5/2025).

Baca Juga :  Ghifar Bopeng Diduga Terafiliasi Dengan PT HNG Pada Proyek Bermasalah

Atas dasar pertimbangan keselamatan, pihak kecamatan bersama pemerintah desa mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman.

“Kami sudah memindahkan mereka ke tempat yang lebih landai. Banyak dari warga merasa cemas dengan kondisi cuaca yang belum membaik,” tambahnya.

Berdasarkan pemantauan dan kajian Badan Geologi, wilayah tempat tinggal warga memang masuk dalam kawasan rawan bencana tanah bergerak.

Data satelit menunjukkan adanya potensi besar pergeseran tanah di wilayah tersebut, khususnya pada musim hujan.

Dalam situasi darurat ini, respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.

Felda Tombokan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredy Tuda yang segera mengirimkan bantuan.

Baca Juga :  Kapolres Mitra Apresiasi Masyarakat, Pengucapan Syukur Berlangsung Aman dan Kondusif

“Terima kasih kami sampaikan kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati yang langsung menurunkan bantuan logistik dan tenda. Bantuan ini sangat dibutuhkan warga yang kini harus tinggal di lokasi pengungsian sementara,” ungkapnya.

Felda juga memuji langkah cepat dari BPBD, Dinas Sosial, dan Tagana Kabupaten Mitra yang turun langsung menyalurkan bantuan dan mendampingi warga terdampak di lapangan.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa ke depan pemerintah akan mencari solusi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah relokasi warga ke kawasan yang lebih aman.

“Tentu butuh pembahasan dengan banyak pihak, termasuk SKPD dan stakeholder terkait. Kami ingin ada solusi terbaik agar warga tidak terus hidup dalam kecemasan,” pungkas Felda Tombokan.

Baca Juga :  HUT ke-18 Boltim, Bupati Oskar Manoppo Serukan Kolaborasi Wujudkan Lompatan Kemajuan Daerah

Bencana ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi risiko bencana, terutama bagi daerah-daerah rawan bencana hidrometeorologi.

Pemerintah setempat kini terus memantau perkembangan situasi di Desa Lowatag sembari memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa pengungsian.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow